Beranda Metropolis Cegah Kobra, UPT Keluarkan Edaran

Cegah Kobra, UPT Keluarkan Edaran

0
Cegah Kobra, UPT Keluarkan Edaran
BERAKTIFITAS : Warga saat beraktifitas di kawasan Pasar Kemiri Muka, Kecamatan Beji. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
BERAKTIFITAS : Warga saat beraktifitas di kawasan Pasar Kemiri Muka, Kecamatan Beji. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Maraknya teror ular kobra di Kota Depok, yang merambah hingga pasar Kemirimuka membuat kepala UPT Pasar Kemirimuka, membuat edaran agar para pedagang mau merapikan kiosnya agar ular tak lagi bersarang di pasar.
Buntut dari Wagiman alias Pakde Man tidak lagi jualan karena terpatuk ular, Jumat (13/12). UPT Pasar Kemirimuka menyebarkan surat edaran agar pedagang tidak lagi menumpuk perabotan, terlebih jika tidak dirapikan dengan baik.

Khawatir malah akan menjadi sarang bagi ular kobra, dan kembali menyebabkan korban. Kepala UPT Pasar Kemirimuka, Sabeni mengatakan, pihaknya telah menyebarkan imbauan agar para pedagang bisa lebih bersih dan tertib dalam mengelola dagangannya.

“Kami imbau para pedagang lebih waspada, dan mau merapikan kiosnya agar tidak menjadi sarang ular,” kata Sabeni.

Sebelumnya, Koordinator Ketertiban Pasar Kemirimuka, Irfansyah menceritakan detail kejadiannya. Seperti biasa, korban mulai membereskan dagangan mulai pukul 15:00 WIB. Irfansyah juga tak mengenal nama asli Pakde Man. “Kami juga hanya mengenal Pakde Man, di pendataan,” kata Irfansyah kepada Radar Depok, Jumat (13/12).

Saat membersihkan bagian kolong tumpukan kayu, kaki kiri Pakde Man di patuk ular. “Telunjuk kaki kiri yang dipatuk, kemarin saya lihat warnanya jadi biru,” tegas Irfansyah.

Tidak hanya satu, pihaknya menemukan ada empat ular kobra yang bersarang di kios Pakde Man. Sementara saat ini korban masih di rawat di RSUD Kota Depok, untuk mendapatkan pengobatan. Menyikapi permasalahan tersebut pihaknya juga mengatakan akan menyebarkan surat edaran untuk berhati-hati dan selalu membersihkan temat dagangnya,” terang Irfansyah.

Salah satu saksi mata, Sri mengatakan, korban yang digigit ular adalah pedagang sayur di Pasar Kemirimuka, bernama Wagiman. Menurut dia, insiden itu terjadi pada Kamis (12/12), sekitar pukul 14:30 WIB. “Kejadiannya Kamis sore pas lagi beres-beres, terus digigit ular di warung,” kata Sri, Jumat (13/12).

Dia mengatakan, Wagiman digigit ular pada bagian kaki kanan, dan ularnya juga tidak besar. Tapi, ular jenis kobra itu berhasil kabur sehingga membuat resah dan takut para pedagang. “Ularnya enggak ketangkep, langsung kabur ke kolong. Ya takutlah, semoga jangan ada korban lagi,” ujarnya. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)