bakar sarang tawon di cisalak pasar, kecamatan cimanggia
EVAKUASI : Personel Damkar dan Penyelamatan Regu B UPT Cimanggis mengevakuasi sarang tawon di Jalan Bahtera RT 04/04 Kelurahan Cisalak Pasar, Cimanggis, Minggu (1/12) malam. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
bakar sarang tawon di cisalak pasar, kecamatan cimanggia
EVAKUASI : Personel Damkar dan Penyelamatan Regu B UPT Cimanggis mengevakuasi sarang tawon di Jalan Bahtera RT 04/04 Kelurahan Cisalak Pasar, Cimanggis, Minggu (1/12) malam. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CIMANGGIS – Belum juga sepekan mengevakuasi sarang tawon yang membahayakan warga, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, UPT Cimanggis kembali melakukan aksi serupa di sebuah pohon di Jalan Bahtera RT04/04 Kelurahan Cisalak Pasar, Cimanggis, pukul 20.00 WIB, Minggu (1/12).

“Beberapa waktu lalu kami juga mengevakuasi. mungkin warga mulai resah, dan kini baru memperhatikan lingkungan sekitar, sudah dua kali kami terima laporan soal sarang tawon dalam seminggu,” jelas Komandan Regu B UPT Cimanggis, Ahmad kepada Radar Depok, Senin (2/12).

Ia mengungkapkan, Damkar menerima laporan pukul 17.00 WIB. Namun, memutuskan ke lokasi ba’da Isya. Dan, untuk menindaklanjuti laporan wargam pihaknya menerjunkan lima personel dibantu satu unit mobil ranger atau komando.

“Sekitar setengah jam, sarang berhasil kita angkat, setelah dibakar terlebih dulu untuk mengusir tawonnya. Baru setelah aman petugas mengangkut sarangnya,” ucap Ahmad.

Sementara, pelapor, Toto Sugianto menuturkan, salah satu warga sudah ada yang menjadi korban sengatan saat melintas di bawah pohon tersebut. dikatakan Toto letak pohon yang berada di pinggiran jalan membuat warga tidak mengira ada sarang tawon besar.

“Pedagang waktu itu di sengat saat istirahat di bawah pohon, saya juga tahu dari warga sekitar. Daripada membahayakan warga lain, saya izin sama pak RT buat lapor,” tuturnya

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Damkar Kota Depok yang cekatan membantu dengan ikhlas laporan keresahan warga, terkait keberadaan sarang tawon tersebut.

“Memang sengatan tawon ini membahayakan dan membuat warga resah. Alhamdulillah, sekarang sudah dievakuasi,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu (IG : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya