Beranda Metropolis Depok Inkubator Bisnis Ikan Hias

Depok Inkubator Bisnis Ikan Hias

0
Depok Inkubator Bisnis Ikan Hias
KOLEKSI IKAN HIAS: Pedagang saat melihat koleksi ikan hias yang berada di kawasan Jalan Margonda Raya. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
ikan hias dari bojongsari depok
KOLEKSI IKAN HIAS : Pedagang saat melihat koleksi ikan hias yang berada di kawasan Jalan Margonda Raya. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kota Depok dilirik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yang akan dijadikan Inkubator Bisnis Ikan Hias. KKP juga siap membantu dan mendampingi pembudidaya ikan hias di Kota Depok.

Walikota Depok Mohammad Idris mengaku, potensi pertanian ikan hias cukup banyak. Dari sebelas kecamatan, sepuluh di antaranya merupakan produsen ikan hias.

“Bojongsari merupakan sentra ikan hias terbesar di Depok, ada 12 kelompok pembudidaya ikan hias dari 35 kelompok,” kata Idris kepada Radar Depok.

Idris menilai, budidaya ikan hias dapat dikembangkan dan melibatkan masyarakat guna mendongkrak perekonomian, sehingga dapat meningkatkan ketahanan keluarga.

“Guna mewujudkan itu, kami menekankan perlu adanya perpaduan dengan semua pemangku kepentingan, bukan hanya kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan. Tetapi semua harus dilibatkan, agar muncul semangat membudidaya ikan hias,” tegas Idris.

Selain itu lanjut Idris, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok dapat bekerjasama dengan pihak terkait, untuk mengembangkan serta memasarkan produk ikan hias.

“Ikan hias sangat potensi dipasarkan di dalam negeri maupun ke luar negeri. Pasarnya cukup jelas,” tandasnya.

Sekretaris Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) KKP, Maman Hermawan mengatakan, Kota Depok memiliki potensi ikan hias yang sangat bagus. Hal Ini menjadi kelebihan dan nilai tambah bila terus dikembangkan.

“Kami ingin Kota Depok menjadi benchmarking standarisasi ikan hias kualitas ekspor. Badan riset kami siap mendampingi riset, pelatihan, penyuluhan yang terintegrasi menjadi satu,” ujar Maman saat launching Teknologi Budidaya Ikan Cupang Alam (Betta Channoides) di Balai Benih Ikan (BBI) di Kelurahan Duren Mekar, belum lama ini.

Maman menilai, dari pendampingan yang dilakukan, nantinya Kota Depok bisa menjadi contoh wilayah lain dalam pengembangan budidaya ikan hias.

Dengan demikian, apabila ingin pelatihan budidaya, bisa ke Kota Depok. Bahkan jika ada program penyuluhan perikanan khusus ikan hias yang berhasil bisa mencontoh pembudidaya di Kota Depok.

“Kami akan jadikan Kota Depok sebagai pusat pengembangan ikan hias. Terlebih untuk jenis cupang alam yang nanti harganya akan mahal karena bentuknya yang antik akan semakin dicari. Tentu kami akan dampingi untuk melakukan standardisasi sehingga nilai ikannya untuk pasar ekspor tidak turun,” pungkasnya. (rd)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)