DLHK Pengelolaan limbah B3
SIMULASI: Tim Penanggulangan B3, saat melakukan simulasi penanganan limbah B3. FOTO : ISTIMEWA
DLHK Pengelolaan limbah B3
SIMULASI: Tim Penanggulangan B3, saat melakukan simulasi penanganan limbah B3. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, terus berinovasi. Terbaru, DLHK sudah punya Tim Penanggulangan Bahan Beracun dan Berbahaya (B3). Jadi, warga diminta melapor ke Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112, bila menemukan adanya limbah.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Penaatan Lingkungan DLHK Kota Depok, Bambang Supoyo mengatakan, proses pengelolaan limbah B3 harus dipahami secara benar. Jika kegawatdaruratan terjadi dan tidak dapat dihindari. Staf maupun masyarakat bisa menghubungi NTPD 112. Bila terjadi kebakaran, maka tim NTPD yang telah mendapat laporan, akan menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).

Selain itu, kata dia, jika lokasi kejadian kecelakaan dalam kondisi lalu lintas padat. Maka Dinas Perhubungan (Dishub) dan polisi lalu lintas akan melakukan pengamanan jalan. Sedangkan jika terdapat korban, maka tim darurat bencana kesehatan segera ke lokasi kejadian dengan membawa kendaraan ambulan dan peralatan medis lengkap.

“Kami sudah memiliki Tim Penanggulangan B3 dan Depok menjadi pilot project terbentuknya tim ini di Indonesia. Jadi, jika memang ditemukan adanya potensi kedaruratan, maka tim kami siap untuk menanggulangi, tentunya dengan melibatkan seluruh Perangkat Daerah (PD) dan instansi vertikal di dalamnya,” katanya kepada Radar Depok.

Kepala DLHK Depok, Ety Suryahati menambahkan, jika terdapat banyak korban jiwa yang timbul akibat bencana dari B3 tersebut. Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok, segera ke lokasi kejadian untuk memberikan bantuan medis. Begitu pun jika terdapat indikasi kesengajaan dan kelalaian, maka polisi dan DLHK akan mencoba menelusurinya.

“Kami membentuk tim yang memang sudah terbiasa menangani hal-hal darurat, dan masyarakat diimbau untuk tetap tenang serta menghubungi NTPD 112,” tegasnya. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya