Beranda Metropolis Dua Siswa SDN Depok Baru 4 Hepatitis A

Dua Siswa SDN Depok Baru 4 Hepatitis A

0
Dua Siswa SDN Depok Baru 4 Hepatitis A
KEGIATAN : Suasana siswa SDN Depok Baru 4 saat jam istirahat tiba, Kamis (12/12). FOTO : LULU/RADAR DEPOK
hepatitis A di SDN Depok Baru 4
KEGIATAN : Suasana siswa SDN Depok Baru 4 saat jam istirahat tiba, Kamis (12/12). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Penyikit Hepatitis A masih menghantui Kota Depok. Terbaru kemarin, didapati dua siswa SDN Deapok Baru 4 positif Hepatitis A. Salah satu siswa sudah kembali belajar, sementara satu siswa masih dirawat.

Kepala Sekolah SDN Depok Baru 4, Eri Karyati mengungkapkan, ada siswanya yang terserang Hepatitis A sejak seminggu belakangan. Ada dua siswa, kelas IV dan kelas VI. Tetapi, semua sudah dilaporkan kepada puskesmas terdekat dan sudah dilakukan tindakan medis.

Eri menjelaskan, pihak sekolah sebelum kejadian ini sudah menerapkan wajib membawa bekal dari rumah, dan diwajibkan cuci tangan sebelum dan sesudah makan. Untuk pedagang yang ada kawasan sekolah pun, sudah dilakukan sosialisasi dan arahan oleh mahasiswa Fakultas Kesahatan, Universitas Veteran Jakarta terkait kebersihan. “Untuk jajanan bisa dipastikan akan aman,” ucapnya saat di temui Radar Depok, Kamis (12/12).

Dia juga menerangkan, kejadian ini diduga timbul bukan dari lingkungan  sekolah. Tetapi dari lingkungan rumah siswa. Hal ini diketahui setelah sekolah lakukan kunjungan ke rumah siswa. “Kita temui memang keadaanya lingkungan rumahnya sangat kurang diperhatikan. Karena, pola hidup yang tidak sehat itulah, yang diduga sebagi pemicunya,” tambahnya.

Saat ini salah satu siswa sudah kembali aktif ke sekolah dan sedang mengikuti ujian susulan. Itu setelah dilakukan perawatan di RSUD Kota Depok. Agar penyakit ini tidak menyebar luas. Eri meminta kepada orang tua siswa, agar membawakan bekal sehat dari rumah dan memberikan pengertian kepada anak tentang pola hidup sehat.

“Jika disekolah memang sudah kita biasakan, tetapi kalau orang tua dirumah tidak membantu juga percuma. Untuk itu, guru dan orang tua perlu selaras dalam membiasakan anak-anak untuk hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Lurah Depok Jaya, Herman mengungkapkan, kelurahan sudah melakukan koordinasi dengan pihak Puskesmas Depok Jaya, terkait penyakit Hepatitis A yang menyerang siswa SDN Depok Baru 4.

“Saat ini juga telah dilakukan identifikasi dari Puskesmas. Kita juga berharap, kepada pihak sekolah agar membiasakan cuci tangan dan membawa bekal dari rumah,” jelasnya.

Dirinya juga menambahkan, bahwa pihak pedagang yang menjajakan makanan di sekitar sekolah harus higienis, agar sehat dan terjaga dari sumber penyakit.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita menyebut, Hepatitis A yang mewabah di SDN Depok Baru 4, terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Dari penelusuran tim kami di lapangan, hingga saat ini tercatat ada dua orang siswa SDN yang diduga terpapar virus Hepatitis A di SDN Depok Baru 4,” terangnya.

Hepatitis A yang mewabah di Kota Depok sudah dikategorikan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Penetapan status KLB atas mewabahnya virus Hepatitis A di Kota Depok berdasarkan data pada 20 November 2019, mencatatkan puluhan orang diduga terpapar hepatitis A di SMPN 20 Kota Depok.

“Wabah Hepatitis A di SDN Depok Baru 4 Kota Depok kami sedang telusuri sumbernya, semoga tidak ada lagi penambahan kasus baru,” ucap Novarita.

Novarita menambahkan, status KLB di Kota Depok akan dicabut ketika masa inkubasi terpanjang pada masyarakat yang terpapar Hepatitis A sudah terlewati. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, lanjut dia, berupaya mencegah adanya penderita baru dengan sosialisasi. Karena, tidak menutup kemungkinan akan muncul kasus baru masyarakat tertular virus Hepatitis A. (rd)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya