Beranda Politika GARBI Ingin Pemimpin yang Mengerti Permasalahan

GARBI Ingin Pemimpin yang Mengerti Permasalahan

0
GARBI Ingin Pemimpin yang Mengerti Permasalahan
Juru Bicara GARBI Chapter Depok, Bramantyo Bontas.
Juru Bicara GARBI Chapter Depok, Bramantyo Bontas.
Juru Bicara GARBI Chapter Depok, Bramantyo Bontas.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) menginginkan pemimpin Depok ke depan adalah sosok yang mengerti permasalahan kota. Tentu, mesti bisa menghadirkan solusi melalui pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok yang maksimal serta tepat sasaran.

Juru Bicara GARBI Chapter Depok, Bramantyo Bontas menilai, sosok pemimpin Depok harus bisa mengerti permasalahan. Sehingga, dengan APBD Kota Depok dan intervensi anggaran dari provinsi maupun pusat, bisa menyelesaikan masalah.

“Anggaran Depok besar, tapi yang kami lihat hal ini tidak ada di Depok dan tidak bisa menjawab  permasalahan apa yang dia selesaikan,” katanya kepada Radar Depok, Kamis (12/12).

Malahan, lanjut dia, saat ini permasalahan-permasalahan yang sebenarnya belum penting yang didahulukan atau selesaikan dan tidak benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Misalnya, dia bikin ini, bikin itu, tapi sebenarnya masyarakat tidak butuh itu. Harusnya kan dibuat skala prioritas pembangunan yang jelas dan benar-benar dibutuhkan masyarakat,” paparnya Bram, sapaannya.

Sehingga, sambung Bram, GARBI akan mendukung pemimpin yang memiliki kemampuan untuk melihat masalah. Dari sini, pihaknya pun akan fokus kepada calon-calon yang akan berlaga dan konsep tersebut akan didiskusikan.

“GARBI ini kan Ormas pemikiran, sehingga kami berbicara mengenai ide yang akan ditawarkan dan seterusnya,” ujar Bram.

Bram menambahkan, ada tiga fokus GARBI, yakni fokus pertama pemikiran. Sehinga, pihaknya akan sering mengadakan diskusi terkait tema tertentu dan positif untuk pembangunan, baik infrastruktur maupun SDM. Kedua, fokus ke anak muda atau usia di bawah 40 tahun dan ketiga fokus untuk memobilisasi.

“Sekarang kami melakukan challenge, ketika petahana mampu menjawab itu, kenapa kita tidak berdialog. Andai kata tidak, ya kami mohon maaf. Justru itu dengan kehadiran GARBI di sini, kami coba challenge semua calon yang ingin maju di Pilkada,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)