Gerhana Matahari Parsial Lintasi Depok Pukul 10.34 WIB

In Utama

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Fenomena alam Gerhana Matahari Cincin (GMC) bakal menyambangi sejumlah wilayah di Indonesia, pada Kamis (26/12). Sementara, sebagian daerah lain salah satunya Kota Depok hanya bisa mengamati Gerhana Matahari Sebagian.

Masyarakat akan disuguhi dengan fenomena ‘cincin api’. Sebab, bayangan Bulan hanya menutupi bagian tengah Matahari, dan menyisakan pemandangan bagian cerah serupa cincin api di angkasa.

Terdapat tujuh provinsi yang bisa menikmati fenomena ini, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Bagi masyarakat yang berada di luar provinsi tersebut hanya bisa menikmati gerhana matahari sebagian. Sebab, posisi kota-kota di luar tujuh provinsi tersebut tak memungkinkan melihat sudut tepat ketika bulan menutup matahari serupa cincin.

Masyarakat yang tinggal di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) termasuk mereka yang hanya bisa melihat gerhana matahari sebagian. Gerhana Matahari Parsial mulai bisa diamati mulai pukul 10.34 WIB.

Gerhana Matahari Cincin sendiri merupakan gerhana yang terjadi ketika bayangan bulan hanya menutupi bagian tengah matahari. Sehingga menyisakan bentuk cincin api di sekeliling bayangan bulan, sementara pada gerhana matahari total, matahari tertutup total oleh bayangan bulan.

Gerhana matahari sebagian terjadi ketika bulan berada tidak tepat di tengah-tengah garis antara matahari dan bumi, sehingga hanya menutupi sebagian matahari.

Guna menghadapi fenomena tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) mengajak mengajak seluruh umat muslim di Indonesia agar melaksanakan Salat Kusuf atau salat Gerhana Matahari. Dalam keterangannya disebutkan bahwa berdasarkan data astronomis pada Kamis (26/12) bertepatan dengan 29 Rabi’ul Akhir 1441 Hijriah mulai pukul 10.34 wib di Indonesia bakal terjadi Gerhana Matahari Cincin dan Gerhana Matahari Sebagian.

“Puncak gerhana akan terjadi pada pukul 12.17 wib, dan akhir gerhana pukul 14.00 wib,” ungkap Humas Kemenag Kota Depok, Lan Setyawan kepada Radar Depok, Rabu (25/12).

Mengingat hal tersebut, kaum muslimin diimbau melakukan salat sunnah gerhana sesuai tuntunan Nabi Muhammad. “Dianjurkan untuk bertakbir terlebih dahulu, memperbanyak zikir, istighfar, sedekah, dan amal-amal kebajikan lainnya,” kata Lan.

Disamping itu, pihaknya juga mengimbau agar umat Islam berdo’a untuk keselamatan bangsa dan Negara. “Kami sudah tembuskan ke DKM agar melaksanakan salat Kusuf,” tukasnya.

Secara umum pelaksanaan shalat gerhana matahari diawali dengan shalat sunah dua rakaat, setelah itu disusul dengan dua khutbah, seperti salat Idul Fitri dan Idul Adha. Hanya saja bedanya, setiap rakaat salat gerhana matahari dilakukan dua kali ruku. Sedangkan dua khutbah setelah salat gerhana matahari tidak dianjurkan takbir sebagaimana khutbah dua salat Id.

“Sejumlah wilayah dapat menikmati Gerhana Matahari ini. Sedangkan puncak gerhana akan terjadi pukul 12.17 wib, dan berakhir pada pukul 14.00 wib,” ungkap Plh Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Tarmizi dalam keterangan persnya.

Maka Kemenag mengimbau kaum muslimin agar menggelar salat sunnah gerhana secara berjamaah, dan melakukan khutbah, sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW dalam pelaksanaan Salat Gerhana.

“Dianjurkan bertakbir terlebih dahulu, memperbanyak dzikir, istighfar, sedekah, dan amal-amal kebajikan lainnya. Mari kita berdoa bagi keselamatan bangsa dan negara,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

Diskominfo depok

Depok Siapkan Rumah Singgah Covid-19 di Pondok Cina

TANGANI COVID-19 : Koordinator Komunikasi Publikasi Penanganan Gugus Tugas Covid 19 Kota Depok, Sidik Mulyono.

Read More...
Ridwan kamil ke depok terus

Dibutuhkan 150 Tempat untuk Vaksin 1,4 Juta Warga Depok

SIMULASI : Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau simulasi vaksin di Puskesmas Tapok, Kecamatan

Read More...
Vaksin kota depok seminggu

Ditargetkan Uji Klinis Vaksin Tahap Pertama di Depok Selesai 15 Hari

SIMULASI : Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau simulasi vaksin di Puskesmas Tapok, Kecamatan

Read More...

Mobile Sliding Menu