Indonesia Vs Vietnam : Yakin Juara

In all sport, olahraga
Pengamat Sepak Bola Nasional, Supartono
Pengamat Sepak Bola Nasional, Suparto10

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pada partai final sepak bola SEA Games 2019, tim nasional Indonesia akan menghadapi Vietnam, berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Selasa (10/12) pukul 19.00 wib.

Pada laga pamungkas ini, Garuda Muda—julukan timnas Indonesia U23—bakal menjadi Juara. Hal tersebut disampaikan Pengamat Sepak Bola Nasional, Supartono.

Ia menilai, sebelum melaju ke babak final Indonesia dan Vietnam yang ada di dalam Grup B sudah saling merasakan kekuatan masing-masing.

“Semua berharap Timnas Indonesia meraih medali emas. Itu akan mengulang sejarah tahun 1991 di negara yang sama,” ucap Supartono kepada Radar Depok, Senin (9/12).

Partai final ini juga menjadi sejarah. Karena pertama kalinya Indonesia berhadapan dengan Vietnam pada cabang sepak bola, sejaka pertama SEA Games digelar.

Di fase grup B, Indonesia lebih diunggulkan untuk memenangkan pertandingan. Namun, akibat komposisi pemain yang diturunkan tidak memenuhi ekspektasi pelatih, dan strategi bertahan terlalu dalam, Vietnam dapat mengambil keuntungan mencetak dua gol.

Dua gol yang bersarang di gawang Indonesia, seolah menjadi hadiah bagi Vietnam. Karena taktik yang diterapkan menjadikan lawan memang ‘dipersilakan’ mencetak gol. Tidak hanya itu, tak diturunkannya Evan Dimas entah karena persoalan apa, menjadikan permainan Garuda Muda tidak terarah dalam melakukan serangan balik, dan sektor tengah menjadi pertahanan paling buruk sepanjang laga fase grup.

“Pada duel penentuan, Vietnam yang telah berhasil menjungkalkan Indonesia di fase grup, tentu memiliki kepercayaan diri lebih besar. Mereka sangat yakin dapat kembali membungkam Indonesia,” tutur pemilik Klub SSB Sukmajaya ini.

Pasukan Vietnam dan pelatihnya sangat yakin dapat kembali mengalahkan Indonesia. Maka itu, kita wajib paham peribahasa Not even a donkey falls in the same hole twice, yang maknanya Hanya keledai yang jatuh dua kali di lubang yang sama.

Melihat potensi ini, Indra Sjafri dan pasukannya tentu tidak akan membiarkan Vietnam terus menyerang. Sebaliknya pertahanan terbaik dengan menyerang seperti diperagakan saat Evan Dimas dan kawan-kawan tampil menyingkirkan Myanmar, bakal menjadi senjata ampuh menghajar Vietnam.

“Saya yakin punggawa Garuda Muda, tidak akan jatuh dua kali di lubang yang sama,” tegasnya.

\Meski begitu, ia berharap pemain tidak grusa-grusu dan terus menekan. Namun mudah sekali kehilangan bola, karena tak cerdas intelegensi serta personaliti atau tidak ada ketenangan. Tidak boleh ada kesalahan sekecil apapun yang akan sangat mudah menjadi gol bagi lawan. Kelemahan lain yang wajib dihindari adalah adanya pemain yang ‘menghambat tim’, dengan terlalu lama menguasai bola.

“Akhirnya sangat mudah direbut lawan, menjadikan serangan balik yang berujung gol,” ujarnya.

Supartono meyakini, Indonesia bakal mampu mengalahkan lawannya jika strategi yang dipakai dan komposisi pemain sesuai dengan yang seharusnya.

“Yakin. Intinya, tidak salah komposisi pemain, tidak salah taktik dan strategi, serta pemain cerdas intelegensi dan personaliti,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Reza Indragiri Amriel.

Waspada Kriminalitas Mewabah di Depok

Reza Indragiri Amriel.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Satu persatu tidak kriminalitas mulai tumbuh di Kota Depok. Di

Read More...
mohammad idris baju ungu

Ada 40.423 KK yang Terima Bantuan di Depok

Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris.   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sebanyak 40.423 Kepala

Read More...
warga depok terkena virus

Data IDI : Di Indonesia 1.000 Orang Meninggal Terkait Korona

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Data pasien positif Korona yang meninggal antara yang diumumkan Pemerintah berbeda dengan

Read More...

Mobile Sliding Menu