kampung KB jatimulya
SIMBOLIS: Walikota Depok Mohammad Idris saat memukul gong sebagai simbol diresmikannya Kampung KB di Kebon Duren Gang Majlis RW 03, Kelurahan Kalimulya,  Cilodong, Kamis (19/12). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
kampung KB jatimulya
SIMBOLIS : Walikota Depok Mohammad Idris saat memukul gong sebagai simbol diresmikannya Kampung KB di Kebon Duren Gang Majlis RW 03, Kelurahan Kalimulya,  Cilodong, Kamis (19/12). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CILODONG – Tak berbeda dengan Kampung KB yang lainnya, Walikota Depok Mohammad Idris saat meresmikan Kampung KB di Kebon Duren Gang Majlis RW03, Kelurahan Kalimulya, Cilodong, menegaskan Kampung KB bukan soal kontrasepsi namun penerapan delapan fungsi keluarga

“Ini program keterpaduan, antara Kependudukan, Keluarga berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKPK), dan unsur-unsur lain,” jelas Idris, Kamis (19/12).

Sehingga, sambung Idris, delapan fungsi KB tersebut harus dimaksimalkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, sinergitas harus menjadi kunci. jangan sampai tidak kompak antar pemertintah dan warga dalam mewujudkan ke delapang fungsi tersebut.

“Pertama fungsi agama, agar setiap keluarga, warga menjalankan, menyadarkan, memberikan kesadaran beragama sesuai keyakinan masing-masing. contohnya ‘Maghrib Mengaji’. Nah tunjukan bisa berjalan baik disini. Nanti kalau efektif dan bagus, Walikotanya akan lebih perhatian kepada kampung ini dalam hal ‘Maghrib Mengaji’,” katanya.

Lebih lanjut, Idris menuturan fungsi sosial budaya harus diajarkan kepada anak-anak, sesuai dengan potensi budaya yang ada, misalnya budaya gotong royong. Selanjutnya fungsi perlindungan, bagaimana agar warga saling melindungi dasi sisi kependudukan, kesehatan dan sebagainya.

“Terapkan poin per poin dengan baik, kualitas keluarga pada kampung ini, Insyaallah akan meningkat hingga berdampak pada ekonomi. Kualitas keluarga bukan hanya dilihat dari ekonomi, namun dari kedelapan fungsi itu,” ungkap Idris.

Sementara, Lurah Kalimulya Nandang Juhana mengucapkan terima kasih salah satu lingkungannya telah diresmikan langsung oleh Walikota, biar ini membakar semangat kami untuk terus menggapai apa yang diimpikan.

“Benar kata pak wali, koordinasi baik akan berdampak pada kelancaran berjalannya delapan fungsi tersebut, contohya kegiatan seperti maghrib mengaji yang tentunya harus berkoordinasi baik agar dapat terserap dan dilakukan,” katanya.

Namun, ia tetap meminta dengan tegas kepada seluruh warga RW03 Kelurahan Kalimulya untuk merawat yang sudah diberikan atau dipercayai. Semoga dengan ini masyarakat memiliki kesadaran yang lebih untuk meningkatkan kualitas hidup.

Dalam kegiata tersebut hadir pula Camat Cilodong Supomo, Lurah se  Kecamatan Cilodong, RT, RW, serta masyrakat. Pemukulan gong menjadi simbol resmi diberdirinya Kampung KB di lingkungan tersebut. (rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu : @kelmanutuarnet

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)