Pradi Supriatna maju pilkada
Pradi Supriatna.
Pradi Supriatna maju pilkada
Pradi Supriatna.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Lobi-lobi elit politik ala “Bumi Wiayat” membuahkan hasil, semalam. Pertemuan yang berjalan tertutup sedikit alot. Hingga akhirnya sekira pukul 22:00 WIB, para pentolan partai keluar dari Lantai 3 Hotel Bumi Wiyata. Koalisi Depok Bangkit (KDB) yang digadang-gadang solid, mengusung Pradi Supriatna jadi Calon Walikota Depok di Pilkada 2020.

Rapat estafet ini dihadiri Ketua Dewan Pembina DPC Partai Gerindra Kota Depok, Nuroji, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna, Sekjen DPC Partai Gerindra Kota Depok, Hamzah, Ketua Harian DPC Partai Gerindra Kota Depok, Jamaludin, Bendahara DPC Partai Gerindra Kota Depok, Rezki M. Noor.

Kemudian, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo,  Bendahara DPD II Partai Golkar Kota Depok, Tajudin Tabri, Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Luthfiyah, Wakil Ketua Bidang OKK DPC PPP Kota Depok, Mazhab HM, Sekjen DPD PAN Kota Depok, Fitri Hariono dan perwakilan PSI.

“Ini pertemuan yang kami tunggu-tunggu sebenarnya. Karena, kita ingin mendengar pernyataan dari Bang Pradi Supriatna, yang diusung teman-teman dari KDB sebagai Calon Walikota Depok,” kata Tajudin Tabri usai pertemuan tersebut.

Terkait Calon Wakil Walikota, sambung Wakil Ketua DPRD Kota Depok ini, Golkar sendiri sudah mengajukan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Depok, Farabi A. Rafiq. Ini berdasarkan hasil Musyawarah Daerah (Musda).

“Itu sudah kami bicarakan dengan Bang Pradi, ada beberapa calon wakil, seperti Bu Qonita, HTA dan Farabi,” ungkapnya kepada Radar Depok, Kamis (5/12) malam.

Akhirnya, lanjut dewan yang akrab disapa HTJ ini, disepakati untuk calon wakil akan diputuskan berdasarkan hasil survei. Dia menegaskan, KDB sendiri sangat solid dan hal tersebut terbukti di pembentukan alat kelengkapan dewan.

“Kedepannya setelah hasil ini akan ada deklarasi, ini segera dilakukan. Kalau Golkar sendiri, segera mengeluarkan rekomendasi pasca Munas, Januari akan keluar rekomnya dan sudah pasti ke Pak Farabi,” ucapnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo mengatakan, agenda ini menjadi ajang silaturahmi petinggi-petinggi partai di Kota Depok. Intinya berbicara kemajuan Kota Depok kedepan. Sebab, konteks pemahaman mereka Depok harus lebih baik lagi.

“Siapapun yang menjadi pemimpin, maka Depok harus lebih baik lagi. Kami tadi menyatukan persepsi, hati dan pikiran bahwa harus ada perubahan di Kota Depok,” kata dia.

Perubahan ini, pria yang akrab disapa HTA ini melanjutkan, akan semakin terasa jika memiliki pandangan yang sama. Selama 15 tahun, tentu Depok ada perubahan, tetapi menurut yang tadi hadir. Tidak sebanding dengan potensi yang dimiliki, baik dari sumber daya manusia (SDM) dan APBD Kota Depok.

“Harusnya bisa lebih maksimal lagi. Maka, kedepan kita perlu lompatan besar, berupa percepatan pembangunan. Sehingga hasilnya bisa benar-benar dirasakan Warga Depok,” ucap HTA.

Partai yang belum hadir, seperti PKB, Partai Demokrat dan partai non parlemen, HTA yang menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Depok  menegaskan, akan merangkul untuk membangun koalisi besar demi kemajuan Kota Depok.

“Tadi Demokrat dan PKB berhalangan hadir, tapi sudah konfirmasi. Mohon doa, agar KDB ini makin kuat dan solid kedepannya,”  tegas HTA.

Sementara, Ketua Tim Pemenangan Pradi Supriatna, Nuroji mengatakan, setelah kesepakatan ini, segera dilakukan deklarasi pada pertengahan Desember. Dan hasil pertemuan tadi pun akan dibawa ke masing-masing DPP.

Menurutnya, Gerindra yang diusung sebagai pengantin tentu memiliki tugas, terutama dirinya untuk menyatukan di internal Gerindra. Dari partai lain sudah deal. Makanya, membuat video untuk mengajak kader supaya mendukung Pradi. Mungkin ada elemen-elemen lain yang belum bersatu, ini harus dirangkul. “Pihak lain sudah mendukung pengantin dari kita, kenapa Gerindra-nya masih belum padu, itu kan lucu. Ini yang akan saya ajak, khususnya kader Gerindra agar solid,” terang Nuroji.

Agenda tadi, sambung Anggota DPR RI ini, menunjukan ke DPP bahwa ini lah yang terjadi di Depok, karena sudah kompak, kuat dan didukung partai lain.

“Mau dirombak bagaimana dan mendukung siapa lagi yang lebih kuat dari ini. Itu yang akan  perjuangkan. Kita tidak bicara di sana sini ada yang mau (Maju Pilkada), tapi yang memiliki dukungan terkuat dan potensi menang besar,” tegas Nuroji.

Dia menambahkan, keraguan partai lain terkait kesiapan Pradi Supriatna maju sudah terjawab. Dan seluruh yang hadir pun telah sepakat menyatakan dukungan.

“Sementara yang tidak hadir tadi Demokrat dan PKB, itu nanti akan dikomunikasikan kembali. Tapi, yang hadir sudah menyatakan sepakat untuk Calon Walikota, kalau Calon Wakil Walikota kami akan bicarakan selanjutnya. Kemudian, sepakat mendeklarasikan,” tambahnya.

Setelah deklarasi, Nuroji mengatakan, hasilnya akan dibawa ke DPP. Sebab, sudah resmi di atas hitam putih, kendati tadi sudah ada draftnya, tetapi ada perbaikan-perbaikan lagi. “Deklarasi di bulan ini, segera lah. Deklarasi ini baru wali, selanjutnya proses mencari pasangan dengan mekanisme yang juga disepakati,” pungkas Nuroji. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya