Beranda Metropolis Kobra Belum Usai, Muncul Tawon Vespa

Kobra Belum Usai, Muncul Tawon Vespa

0
Kobra Belum Usai, Muncul Tawon Vespa
BAHAYA: Sebuah sarang tawon Vespa yang bersarang dilingkungan rumah warga. FOTO : Kobra Belum Usai, Muncul Tawon Vespa
sarang tawon di rumah orang
BAHAYA : Sebuah sarang tawon Vespa yang bersarang dilingkungan rumah warga. FOTO : Kobra Belum Usai, Muncul Tawon Vespa. FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tidak hanya Ular Kobra yang kini tengah membuat deg-degan warga Kota Depok. Namanya Tawon Ndas atau lebih dikenal Tawon Vespa. Tawon jenis ini mulai banyak bersarang di pemukiman warga. Tentu pula membuat khawatir.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok acapkali menerima laporan dari warga ihwal keberadaan sarang tawon ini. Sehari, bisa dua sampai tiga laporan.

Komandan Pleton Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Merdy Setiawan mengatakan, keberadaan sarang Tawon Vespa sangat berbahaya bagi masyarakat. Sengatan tawon ini bisa mengakibatkan kematian.

“Bahkan ada beberapa kasus warga meninggal dunia setelah disengat tawon,” kata dia kepada Radar Depok, kemarin (18/12).

Saking bahayanya, ucap Merdy, pasukannya pun tidak bisa sembarangan kala mengevakuasi sarang Tawon Vespa. Memilih waktu malam hari, karena dinilai agresifitas tawon menurun. “Kami biasanya eksekusi sarang tawon malam, untuk keselamatan petugas,” kata Merdy.

Dalam eksekusi sarang tawon para petugas menggunakan Alat Perlindung Diri (APD). Tujuanya agar saat eksekusi sarang tawon tubuh petugas dari kepala sampai kaki aman dari sengat hewan itu.

“Kami pakai APD seperti APD kebakaran. Tapi ini lebih aman ke tubuh petugas dari kepala sampai kaki. Kalau kostum yang ada di pasaran itu untuk lebah madu, tapi kalau tawon vespa atau tawon api kami menggunakan APD seperti APD Kebakaran,” papar Merdy.

Selama ini, ia bersama timnya mengeksekusi sarang tawon itu lebih banyak memilih untuk dihancurkan. “Kalau enggak dihancurkan, bakalan kabur dan membuat sarang baru di tempat lain,” ucapnya.

Terpisah, Seorang warga Depok yang melaporkan adanya sarang Tawon Vespa di rumahnya Imam Hamdi mengaku was-was dengan keberadaan sarang tawon tersebut di rumahnya yang berada di Gang Ceplik, Kelurahan Pondok Jaya, Cipayung.

“Saya coba kontak petugas DPKP Depok dan direspon untuk dieksekusi sarang tawonnya. Karena tawon itu bahaya dan bisa membunuh orang jika disengat tawon dengan jumlah banyak. Alhamdulillah sudah dieksekusi sama petugas, kami ucapkan terima kasih.” kata Imam. (rub)