Penutupan TPS Liar di Cimanggis
KEGIATAN : Lurah Mekarsari bersama Anggota DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna dan ketua lingkungan  menutup TPS liar di RT02/10, Minggu (1/12). FOTO : LULU/RADAR DEPOK
Penutupan TPS Liar di Cimanggis
KEGIATAN : Lurah Mekarsari bersama Anggota DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna dan ketua lingkungan  menutup TPS liar di RT02/10, Minggu (1/12). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CIMANGGIS – Usai menggelar reses, Anggota DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna dan Lurah Mekarsari, Iqbal Faroid bersama ketua lingkungan menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di RT02/10 Kelurahan Mekarsari, Cimanggis, Minggu (1/12).

Anggota DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna mengungkapkan, TPS liar tersebut membuat resah warga dan dirinya kerap mendengar keluhan ketika masa kampanye dulu.

“Saat ini sudah kami tutup, nanti akan landfill menggunakan alat berat, agar tidak ada lagi yang membuang sampah di sini, karena jika diangkat ini bisa ratusan truk,,” kata Ade Supriatna kepada Radar Depok.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini menyebutkan, tempat pembuangan sementara dalam proses pengerjaan dan nantinya dua hari sekali diangkut Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersiahan (DLHK) Kota Depok.

“Ini merupakan salah satu aspirasi masyarakat yang meminta untuk ditutup. Karena meresahkan, baik dari adanya pembakaran sampah, polusi udara serta pencemaran air,” ungkapnya.

Sementara, Lurah Mekarsari, Iqbal Faroid mengungkapkan, lahan tersebut milik pribadi yang dijadikan pembuangan sampah liar. Dan di era Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail pernah kerja sama dengan Unit Pengelolaan Sampah (UPS).

“Sebelumnya sempat dibangun UPS oleh Pemda, jadi setalah 10 tahun perjanjiannya selesai,” ungkap Iqbal.

Di tempat yang sama, Ketua RT02/10, Ahmad Awaludin mengungkapkan,TPS liar ini sudah berlangsung 38 tahun. Namun, memang belum ada penutupan.

“Alhamdulillah, saat ini sudah resmi ditutup dengan harapan masyarakat tertib tidak membuang sampah di sini lagi, karena sudah disediakan tempat yang baru. Masyarakat menginginkan udara yang sejuk dan segar tidak tidak lagi dengan bau menyengat dari sampah,” ucap Ahmad. (rd)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya