Myanmar Vs Indonesia : Melawan Ancaman Kelelahan

In all sport, olahraga
timnas tanding di sea games
TANDING : Myanmar bakal menjadi lawan yang menyulitkan bagi timnas Indonesia U-23 di SEA Games. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Myanmar bakal menjadi lawan yang menyulitkan bagi timnas Indonesia U-23 Sabtu (07/12) sore. Itu jika mengacu pada catatan pertemuan di arena SEA Games. Dari tujuh kali bentrok di ajang multieven negara Asia Tenggara itu, timnas hanya membukukan dua kemenangan. Sebaliknya, Myanmar sudah mencatat tiga kali kemenangan.

Ancaman lainnya adalah soal kebugaran. Myanmar memiliki masa recovery yang lebih panjang ketimbang timnas.  Tim asuhan Velizar Popov itu, terakhir kali bermain pada Senin lalu (2/12).  Yakni, saat mereka melakoni laga terakhir grup A. Bandingkan dengan Indonesia yang baru Kamis lalu (5/12) bermain habis-habisan untuk memperebutkan tiket lolos semifinal.

Kendati adanya ancaman publik Indonesia, tak terkecuali Kota Depok tetap yakin Garuda Muda mampu melewatinya.

“Timnas U-23 memiliki semangat penuh dan mental para pemain sangat baik. Setelah bertanding dalam fase grup mampu melibas Laos dengan skor 4-0.” ungkap Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok, Amri Yusra kepada Radar Depok, Jumat (06/12).

Dia menambahkan, peluang kedepannya untuk pemain saat menghadapi Myanmar harus tetap dipantau. Timnas Indonesia U23 asuhan Indra Sjafrie ini bermain dengan jelas pada filosofi sepak bola Indonesia. “Saya menilai sudah cukup baik penerapannya,” tambahnya.

Peluang besar bagi Indonesia berdasar pada head to head. Melihat Indonesia yang hanya memiliki waktu istirahat satu hari dibanding Myanmar. Timnas U-23 diharapkan bisa menjaga stamina untuk pertandingan yang bisa dibilang tidak mudah. Amri berharap semoga kekalahan melawan Vietnam pada fase group serta 3 kemanangan yang diraih dapat menjadi acuan permainan timnas U23 menjadi semakin baik. “Saya memprediksi skor yang akan dicapai Indonesia ketika melawan Myanmar besok adalah 3:1,” terangnya.

Performa timnas kala masuk fase semifinal juga tak terlalu gemerlap. Sejak 1977, Indonesia tercatat 16 kali menembus semifinal. Namun, timnas hanya enam kali mencapai babak final. Dua di antaranya berakhir dengan raihan medali emas. Yakni pada edisi 1987 dan 1991.

Namun, Indra Sjafri tak mau terbebani catatan masa lalu.  “Biarkan masa lalu menjadi masa lalu, saya harus melihat ke depan dan harus optimistis,” terangnya dalam konferensi pers jelang semifinal, Jumat (6/12).

Indra juga tak peduli dengan catatan pertemuan melawan Myanmar.  Faktanya, dua tahun lalu atau pada pertemuan terakhir di arena SEA Games, Garuda Muda-julukan timnas U-23 berhasil mengatasi Myanmar. Pertemuan itu terjadi pada laga perebutan medali perunggu.

Memang, situasinya sekarang jauh berbeda. Saat ini, Indra menangani timnas U-23.  Sementara itu, Myanmar ditangani pelatih asal Bulgaria, Velizar Popov.  “Banyak informasi yang kami dapatkan, dari video, dan pertandingan yang pernah kami lakoni,” ujarnya.

Indra menyebutkan, motivasi para pemainnya meningkat. Selain itu, mengacu program latihan, mantan pelatih Bali United itu melihat progres pemainnya menuju peak performance.

Kabar baiknya, 20 pemain Garuda Muda dalam kondisi siap tempur. M. Rafli dan Firza Andika yang sebelumnya mengalami masalah engkel, sudah terlihat berlatih bersama. Osvaldo Haay juga kembali mendapatkan treatment bersama fisioterapis Timnas Asep Azis. Dia masih mengeluh nyeri di paha kirinya.

Di sisi lain, Velizar Popov menyatakan timnya berhasil membalik semua dugaan pengamat. Timnya memang tidak dijagokan lolos ke semifinal dari grup A. “Tetapi pemain saya layak bermain di semifinal. Target kami di empat besar,” terangnya.

Misi Myanmar sudah terpenuhi. Popov selanjutnya berharap para pemainnya tampil lebih lepas ketika menghadapi Indonesia. Popov pun sadar mengalahkan Indonesia merupakan misi yang sulit. “Mereka adalah pasukan yang paling cepat dan taktis di turnamen. Jadi tentu saja mereka sangat berbahaya bagi kami,” ujar pelatih 43 tahun itu.(rd/jwp)

 

Jurnalis : Harum

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

PMI depok paket PHBS

PMI Depok Berikan 164 Paket PHBS

SERAHKAN : Petugas PMI Kota Depok saat menyerahkan bantuan Paket PHBS Covid 19 ke Kecamatan

Read More...
afifah bagi sembako di mampang

Afifah Bagikan 500 Paket Sembako di Pancoranmas

BAGIKAN : Afifah Alia membagikan 500 paket sembako ke beberapa RW di Kelurahan Mampang, Kecamatan

Read More...
kelurahan depok dobel bansos

Di Kelurahan Depok, Satu Rumah Dapat Bantuan Dua Bansos

KEJELASAN : Warga saat melakukan musyawarah di Kantor Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, perihal bantuan sosial

Read More...

Mobile Sliding Menu