Beranda Satelit Depok Narkoba Sasar Milenial Depok

Narkoba Sasar Milenial Depok

0
Narkoba Sasar Milenial Depok
KEGIATAN : Training Of Trainner (TOT) yang diselenggarakan oleh Garda Mencegah Dan Mengobati (GMDM), di Aula Kantor Kecamatan Tapos, Sabtu (14/12). FOTO : LULU/RADAR DEPOK
narkoba sasar milenial
KEGIATAN : Training Of Trainner (TOT) yang diselenggarakan oleh Garda Mencegah Dan Mengobati (GMDM), di Aula Kantor Kecamatan Tapos, Sabtu (14/12). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, TAPOS – Badan Koordinasi Garda Mencegah Dan Mengobati (GMDM), mengadakan Program Training Of Trainner (TOT), di Aula Kecamatan Tapos, Sabtu (14/12). Tujuannya, agar masyarakat bisa memerangi narkoba.

Ketua Umum GMDM, Jefri T Tambayong mengungkapkan, acara ini bertujuan untuk melengkapi tim GMDM dan komunitas anti narkoba yang lain, guna dibekali ilmu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaah, dan Perdagangan Narkoba (P4N), sesuai dengan amanat UU Nomor 35 Tahun 2009.

“Sehingga mereka bisa menjadi tangan dari Badan Narkotika Nasional (BNN), untuk membuat masyarakat mau perang terhadap narkoba dan merehabilitasi pecandu-pecandu narkoba yang ada,” ucapnya kepada Radar Depok.

Untuk menganggulangi, peredaran narkoba, ia mengungkapkan ada beberapa yang harus diperhatikan oleh masyarakat saat ini. “Menanggulanginya, yang pertama harus dekat dengan Tuhan YME, buat sebuah kumunitas anti narkoba, buat kegiatan yang positif, seperti olahraga, seni dan budaya. Serta, memeberikan pembekalan terhadap bahaya narkoba,” lanjutnya.

Ia juga menyebut, berdasarkan data yang diperoleh dari BNN, anak millenial dengan kasus nakroba hingga 3 juta orang, sedangkan untuk pecandu 5 hingga 7 juta.

“Tapi saya rasa, jumlahnya lebih dari yang sudah disebutkan. Untuk kasus meninggal karena narkoba perharinya 40 hingga 70 orang, baik remaja atatu dewasa se Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Wilayah GMDM, Ryan Arif Saputra mengungkapkan, GMDM adalah Organisasi Tingkat Masyarakat yang memiliki fungsi dan peran dalam melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan Narkoba di Masyarakat Khususnya Kota Depok.

“Bentuk tugas yang di terapkan nya adalah memberikan Penyuluhan bermitra dengan Badan Narkotika Nasional (BNN)  yang tertuang di MOU dan di tanda tangani pada 27 Mei 2019,” katanya.

Pada kesempatan ini, GMDM mendapatkan Rekomendasi dari Kadisdik Kota Depok untuk dapat memberikan pembekalan (penyuluhan) mengenai penyalahgunaan Narkoba kepada adik-adik di Sekolah Dasar Negeri dan Swasta di 11 Kecamatan Kota Depok.

“Pada periode Oktober dan November 2019, GMDM sudah menyelesaikan tugasnya di 2 kecamatan Kota Depok yaitu Kecamatan Sukmajaya dan Kecamatan Tapos dengan Jumlah 109 Sekolah Dasar. Dan Total Audiens hingga 14.000 siswa,” ujarnya.

Pada masa menjalankan tugas, ia mengungkapkan banyak sekali masyarakat yang mengapresiasi dan turut serta bergabung bersama GMDM dalam menjalankan amanah UU No. 35 Th 2009.

“Sehingga fokus kami, sebagai pengurus DPW GMDM Depok di bulan Desember ini adalah memberikan pembekalan ilmu kepada calon anggota baru yang di tuangkan dalam program Training Of Trainner (TOT) sebelum mereka terjun ke masyarakat luas.” jelasnya.

Terkait kegiatan ini, Camat Tapos, Dadi Rusmiadi mengucapkan selamat kepada GMDM, yang telah aktifmemberikan pembekalan kepada 30 anggota baru untuk menghadapi bulan januari 2020 nanti.

“Mereka secara sukarela bekerja. Tentu kita saling bersinsergi antara GMDM dengan Pemerintah Kecamatan Tapos,”

Dadi juga berharap, agar masyarakat Kota Depok Khususnya Tapos dapat menekan dan memberantas penyebaran  Narkoba terutama dikalangan remaja. “Semoga kedepannya, tidak ada lagi masyarakat Tapos yang terlibat dalam kasus penyebaran dan pengedaran narkoba. Karena, udah tahu bahayanya jadi seharusnya di jauhi yang namanya narkoba,” tutupnya. (rd)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)