PAS SMK Setia Negara Berbasis Online

In Pendidikan
PAS di SMK Setia Negara
SERIUS : Siswa SMK Setia Negara mengikuti Penilaian Akhir Semester (PAS) 1 dengan sistem online, Jumat (6/12) di sekolah yang berlokasi Jalan Raya Sawangan, Kelurahan/Kecamatan Pancoranmas. FOTO : INDRA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Penilaian Akhir Semester (PAS) 1 sudah berjalan enam hari di seluruh jenjang sekolah, dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Depok.

Tak terkecuali di SMK Setia Negara, namun bedanya ujian di sekolah ini tidak lagi menggunakan kertas. Karena sudah beralih ke Tes Berbasis Komputer.

Kepala SMK Setia Negara, Budi Setiawan mengatakan, pihaknya menggunakan sistem ujian berbasis komputer sudah berlangsung sejak 2016 silam. Peralihan sistem baru ini dilakukan sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, terutama di kalangan siswa.

“Pada PAS tahun ini kami menggunakan sistem ujian sama seperti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Soalnya pun juga diacak, siswa ujian di dalam satu kelas yang sama tapi soalnya bisa berbeda,” kata Budi kepada Radar Depok, Jumat (6/12).

Budi menjelaskan, setiap ruangan di isi oleh 36 siswa. Dimana masing-masing siswa membawa satu unit laptop dari rumah. Pasalnya dengan keterbatasan sarana dan prasarana sekolah yang memadai, para orangtua bersedia meminjamkan laptop untuk menunjang pelaksanaan PAS.

“Setelah selesai PAS laptopnya kembali dibawa pulang oleh siswa, besok paginya kembali mereka bawa lagi ke sekolah dan kami pasangkan langsung jaringannya. Alhamdulillah orangtua sangat mendukung program sekolah,” jelasnya.

Menurut Budi, banyak keuntungan yang didapat dengan ujian menggunakan sistem komputerisasi. Pertama, melatih siswa mempersiapkan diri untuk pelaksanaan UNBK. Kedua, menguntungkan guru ketika menilai hasil ujian siswa. Sebab setelah siswa selesai mengerjakan soal-soal ujian, sistem langsung mengoreksi hasil ujian siswa secara otomatis.

“Siswa jadi dapat mengetahui langsung nilai ujiannya berapa. Sehingga guru-guru tidak perlu mengoreksi satu persatu secara manual hasil kerja siswa. Dan itu sudah kami buktikan selama beberapa tahun ini, hasilnya menguntungkan siswa dan guru,” papar Budi.

Pelaksanaan PAS secara online di SMK yang berlokasi di Jalan Raya Sawangan, Kelurahan/Kecamatan Pancoranmas ini berlangsung dari 2 Desember hingga 9 Desember 2019. Kurang lebih sebanyak 920 siswa mengikuti PAS, dengan menggunakan 26 ruang dan tujuh server.

“Saya sangat apresiasi kinerja para IT dan Proktor di sekolah karena mampu melaksanakan PAS hanya satu sesi, dari pukul 07.30 WIB hingga 12.00 WIB dengan dua mata pelajaran. Disamping itu juga, ada beberapa guru yang sudah menggunakan sistem ujian online apda saat ulangan harian dan Penilaian Tengah Semester (PTS),” pungkas Budi. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

PSHT bantu tenaga medis

PSHT Depok Berbagi Jamu dengan Tenaga Medis

PEDULI : Keluarga Besar PSHT barikan bantuan kepada tim medis di RS Brimob, Sabtu (18/04).

Read More...
BLT di negeri jepang

Di Jepang, Tiap Warga Dapat Rp14,5 Juta Hadapi Korona

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Pemerintah Jepang tengah serius untuk mengentaskan penyebaran virus Korona. negara dibawah kepemimpinan Perdana

Read More...
APD kreasi dari UI

UI Kembangkan APD Respirator

DIKEMBANGKAN : Tim ahli dan peneliti Universitas Indonesia mengembangkan prototype Alat Pelindung Diri (APD), dalam

Read More...

Mobile Sliding Menu