Pemimpin Seperti Ini Kena “Banner Sentilan” di Bojongsari

In Satelit Depok
spanduk sentilan untuk pemimpin
TERPASANG : Spanduk cibiran terhadap terhadap pemimpin di Kota Depok yang terpasang di Jalan H Suhaemi, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Kamis (19/12). FOTO : DICKY/RADARDEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DURENMEKAR – Saat melintas di Jalan H Suhaemi, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, mungkin terlihat seperti biasa. Namun, apabila diperhatikan secara teliti, sebuah banner bertuliskan “Kami ingin pemimpin yang melayani masyarakat bukan dilayani masyarakat” dengan mengatasnamakan masyarakat Madani Kecamatan Bojongsari, terpasang disebuah pagar tidak jauh dari kantor Kelurahan Duren Mekar.

Ketua LPM Kelurahan Duren Mekar, Ahmad Khairul Kahfi mengatakan, tidak mengetahui pemasangan banner bernada sentilan atau cibiran kepada pemimpin Kota Depok. Namun dari isi tulisan tersebut, berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada dilapangan, salah satunya pada pelayanan kantor Kelurahan Duren Mekar maupun di Kecamatan Bojongsari.

“Saya melihat langsung pelayanan pegawai kelurahan kepada masyarakat sangat berbeda dengan tulisan di banner,” ujar Kahfi kepada Radar Depok.

Kahfi mengungkapkan, pelayanan pegawai Pemerintah Kota Depok sudah berjalan sesuai dengan tupoksinya. Menurutnya, banner tersebut terkesan ingin membuat gaduh masyarakat terhadap pegawai Pemerintah Kota Depok maupun pemimpin Kota Depok, yakni Mohammad Idris dengan Pradi Supriatna.

Kahfi menilai, Walikota dan Wakil Walikota Depok sudah melaksanakan tugas dengan baik dan mau bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Sementara itu, Fungsional Satpol PP Kecamatan Bojongsari, Sukron Makmun menuturkan, Satpol PP Kecamatan Bojongsari secara rutin melakukan penurunan spanduk, banner, maupun reklame yang tidak memiliki izin. Dia tidak memungkiri banner tersebut menjadi salah satu operasi Satpol PP Kota Depok karena tidak memiliki izin sesuai Perda Kota Depok. Bahkan banner tersebut terpasang disejumlah titik ditiap kelurahan diwilayah Kecamatan Bojongsari. Sukron menambahkan, Satpol PP Kecamatan Bojongsari telah melakukan penanggalan spanduk maupun banner tidak berizin sebanyak 55 buah.

“55 buah hasil operasi kami salah satunya banner tersebut,” tutup Sukron. (rd)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto : @iky_slank

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

walikota depok pakai masker CFD

Ini Penjelasan Walikota Depok Bisa Negatif, Meski Istrinya Positif Covid-19

Walikota Depok, Mohammad Idris.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Berkaitan dengan Elly Farida yang terpapar virus Korona (Covid-19),

Read More...
alfamidi SMK Putra Bangsa

SMK Putra Bangsa Gulirkan Alfamidi Class

LULUSAN TERBAIK : Siswa-siswa SMK Putra Bangsa yang menjadi calon peserta Program Alfamidi Class berfoto

Read More...
kantor bawaslu depok ditutup

Ada yang Terkena Covid-19, Sekretariat Bawaslu Depok Tutup

TUTUP : Penampakan Kantor Sekretariat Bawaslu Kota Depok di Jalan Nusantara Raya, Nomor 1 RT03/13

Read More...

Mobile Sliding Menu