Pendidik, Dakwah dan Politik

In Politika
anggota DRPD Jawa Barat Nur Supriyanto
SERAP ASPIRASI : Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKS, Nur Supriyanto (Berdiri) didampingi Sandiaga Uno (Kanan) saat menggelar reses, di Griya Wulansari, Jalan Kemakmuran, Kelurahanan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (4/12). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sebagai politikus, Nur Supriyanto dapat dibilang terkuat di daerah pemilihan (Dapil)-nya, yakni Kota Bekasi dan Kota Depok. Sebab, kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini lima kali berturut-turut menjadi anggota legislatif. Yakni satu kali di DPRD Kota Bekasi dan empat kali di DPRD Jabar.

Kenyang pengalaman di legislatif, tidak membuat Nur Supriyanto melupakan latar belakangnya sebagai pendidik. Bahkan, pemilik gelar doktor ini pun gemar berdakwah.

Pria kelahiran Tegal 8 April 1965 ini menempuh pendidikan dasar hingga menengah di kota kelahirannya. Nur kemudian merantau ke Jakarta untuk kuliah di IKIP. Pada 2016, ia meraih gelar doktoral jurusan ilmu manajemen.

“Setelah menamatkan pendidikan di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Jakarta, Saya awalnya lebih memilih menjadi pengusaha,” tutur Nur Supriyanto kepada Radar Depok.

Saat itu, salah satu pentolan partai berlambang bulan sabit kembar ini, bersama rekan-rekannya mendirikan perusahaan di bidang teknologi informasi. Namun, sambung Nur Supriyanto, panggilan hatinya sebagai pendidik membawanya kembali ke dunia pendidikan.

“Dari Tahun 1994, saya bertugas sebagai dosen Teknik Elektro di Universitas Islam 45 Bekasi,” kata Nur.

Mantap meniti karir sebagai dosen, tidak lantas membuat kegemarannya berdakwah hilang. Bahkan, sejak 1986, kegiatan tersebut tidak ditinggalkan, meski dengan segudang kesibukannya sebagai pendidik.

Justru, sambung Nur, dari dakwah juga menjadi jembatan dirinya masuk ke politik, bergabung dengan partai berbasis Islam. Di bidang politik, karirnya bisa dibilang moncer. Pasalnya, sejak bergabung dengan PKS, ia langsung didaulat menjadi Ketua DPD PKS Kota Bekasi hingga tahun 2001.

Pemilu pertamanya pada tahun yang sama juga langsung mengantarkan ayah empat anak itu duduk di kursi DPRD Kota Bekasi.

“Pada 2004, saya maju Pileg DPRD Jabar. Alhamdulillah terpilih, saat itu saya ditunjuk sebagai Ketua Komisi E,” paparnya.

Dua pemilu berikutnya, Nur kembali terpilih menduduki kursi dewan di Jabar. Ia bahkan dipercaya mengisi posisi Wakil Ketua DPRD Jabar periode 2009-2014.

Jabatan terakhir Nur Supriyanto di partai adalah Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Umum DPW Partai Keadilan Sejahtera Jawa Barat menggantikan Ahmad Syaikhu yang maju di Pilgub Jabar 2018.

“Alhamdulillah, di 2019 ini pun terpilih kembali di DPRD Jabar,” ucap Nur Supriyanto. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

anak seperti di sunat

Aneh, Bangun Tidur Anak di Cimpaeun ‘Anunya’ Seperti Disunat

KEJADIAN ANEH : Anak berusia empat tahun di RW 3 Kelurahan Cimapeun, Kecamatan Tapos saat

Read More...
ulama ke idris imam

Persatuan Ulama-Habaib Depok Beri Restu Idris-Imam

DEKLARASI : Dihadiri Paslon Nomor Urut 2 dan elit partai Koalisi TAS, Persatuan Ulama dan

Read More...
penghargaan naik tingkat

Sanggar Ayodya Pala : Siswa Ujian Kenaikan Tingkat Raih Penghargaan

RAIH PENGHARGAAN : Sejumlah siswa Sanggar Ayodya Pala yang telah mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat mendapatkan

Read More...

Mobile Sliding Menu