Pengembangan Sistem Database Online Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pekerja UMKM di Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup

In Ruang Publik

artikel FKM UI pengmas

 

Oleh : Mahasiswa Departemen K3 FKM UI

Research Assistant 

Department Occupational Health and Safety

Faculty of Public Health

Universitas Indonesia

 

SESUAI dengan renstra Universitas Indonesia dalam sektor kebijakan publik, khususnya dalam bidang Kesehatan Masyarakat; permasalahan hukum; dan pemberdayaan serta pengembangan masyarakat, dimana mahasiswa S1 jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi garda terdepan dalam terjun langsung ke masyarakat dengan sasaran utama, yaitu UMKM. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri dengan sendiri, dikerjakan perorangan atau usaha yang bukan anak atau cabang perusahaan yang memiliki asset 500 juta – 10 miliar maupun omzet 2,5 miliar – 50 miliar.  Melalui kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL), program pengabdian masyarakat dari FKM UI, mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang didapatkan selama kuliah mengenai bahaya dan risiko K3 di Desa Gunung Sari, khususnya pada pekerja UMKM. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan survei yang akan mengembangkan sistem pendataan untuk memudahkan akses UMKM terhadap berbagai kebutuhannya, termasuk kebutuhan di bidang K3. Sistem pendataan ini akan dilakukan secara online, dimana dalam era industri 4.0 teknologi dapat menjadi mitra dalam proses pemecah masalah.

Kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) oleh mahasiswa Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Indonesia 2016 berlangsung selama satu bulan, terhitung sejak bulan September hingga Oktober 2019 di Kecamatan Citereup. Terdapat 14 desa di Kecamatan Citereup, namun mahasiswa K3 UI melakukan kegiatan PBL di 4 desa yaitu, Desa Tarikolot, Pasir Mukti, Suka Hati, dan Gunung Sari. Desa Gunung Sari memiliki luas wilayah 2,76 km2 dengan jumlah penduduk 16.606 jiwa. Desa Gunung Sari memiliki kurang lebih 100 UMKM yang tersebar di enam Rukun Warga dengan mayoritas bergerak di bidang logam, UMKM ini menghasilkan produk seperti komponen otomotif, alat pemadam api ringan, genteng metal, alat rumah sakit, sangkar burung, dan produk logam lainnya. Dalam pelaksanaan PBL, mahasiswa melakukan observasi lapangan dan wawancara mengenai implementasi keselamatan dan kesehatan, hasil dari kegiatan tersebut diketahui di desa Gunung Sari masih ditemui kurangnya pemahaman mengenai pentingnya implementasi K3 serta bahaya dan risiko keselamatan dan kesehatan baik seperti kebisingan, penerangan, getaran, postur janggal, virus, bakteri, jamur dan lain sebagainya oleh pekerja dan pemilik UMKM.

Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan didasarkan pada teknologi sistem informasi dengan data yang dikumpulkan melalui kegiatan wawancara dan observasi yang dibantu dengan kuesioner agar seluruh data yang diperlukan tercakup. Setelah data didapatkan, data – data tersebut di input ke dalam sistem database online yang telah dibuat, yaitu dapat diakses di siumkm.id. Data yang telah di input akan membentuk sistem informasi geografis dalam bentuk Online Database yang terintegrasi sehingga para pekerja UMKM di Desa Gunung Sari dapat mengakses data tersebut dengan mudah. Selain memberikan manfaat dalam kondisi keselamatan dan kesehatan pekerja, selain itu UMKM yang ada di Desa Gunung Sari dapat dikenal lebih luas lagi oleh masyarakat di seluruh Indonesia melalui website yang ada sehingga dapat memperluas pasar penjualan komoditas dan meningkatkan omset UMKM di Desa Gunung Sari.

Kegiatan ini, yang menghasilkan output berupa siumkm.id yang dapat membantu mengembangkan sistem pendataan UMKM dan  mengidentifikasi bahaya dan risiko di UMKM Desa Gunung Sari agar memudahkan akses UMKM terhadap berbagai kebutuhannya dari berbagai faktor seperti ekonomi, tenaga kerja, termasuk kebutuhan di bidang K3. Dengan begitu, kita tetap dapat mengikuti pesatnya perkembangan zaman di era revolusi industri 4.0, dan tidak hanya terbuka kepada kemungkinan kemungkinan yang menguntungkan pasar, tetapi juga kepada aspek keselamatan dan kesehatan kerja para pelaku UMKM di Desa Gunung Sari. (*)

You may also read!

Reza Indragiri Amriel.

Waspada Kriminalitas Mewabah di Depok

Reza Indragiri Amriel.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Satu persatu tidak kriminalitas mulai tumbuh di Kota Depok. Di

Read More...
mohammad idris baju ungu

Ada 40.423 KK yang Terima Bantuan di Depok

Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris.   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sebanyak 40.423 Kepala

Read More...
warga depok terkena virus

Data IDI : Di Indonesia 1.000 Orang Meninggal Terkait Korona

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Data pasien positif Korona yang meninggal antara yang diumumkan Pemerintah berbeda dengan

Read More...

Mobile Sliding Menu