Beranda Satelit Depok Pengmas Mahasiswa FIK UI di Mekarjaya : Timbulkan Minat Baca Hidup Sehat, dan Tangkal Dimensia

Pengmas Mahasiswa FIK UI di Mekarjaya : Timbulkan Minat Baca Hidup Sehat, dan Tangkal Dimensia

0
Pengmas Mahasiswa FIK UI di Mekarjaya : Timbulkan Minat Baca Hidup Sehat, dan Tangkal Dimensia
ABDI WARGA : Para narasumber dari Mahasiswa Pascasarjana FIK Universitas Indonesia saat foto bersama dengan warga Kelurahan Mekarjaya usai menjalankan program pengabdian dengan materi pencegahan dimensia alias pikun, di Aula Kelurahan Mekarjaya, Selasa (03/12). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
Pengmas FIK Universitas Indonesia (UI)
ABDI WARGA : Para narasumber dari Mahasiswa Pascasarjana FIK Universitas Indonesia saat foto bersama dengan warga Kelurahan Mekarjaya usai menjalankan program pengabdian dengan materi pencegahan dimensia alias pikun, di Aula Kelurahan Mekarjaya, Selasa (03/12). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

Mengabdi kepada masyarakat menjadi salah satu bagian runtutan yang dilakukan Mahasiswa UI Fakultas Ilmu Keperawatan dalam memenuhi study pascasarja. Kelurahan mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya sebagai target pengabdian mereka selama enam bulan ke depan, terhitung November 2019.

Laporan : Arnet Kelmanutu

RADARDEPOK.COM – Peserta yang didomminasi kaum ibu yang meranjak usia emas atau kerap disebut lansia terlihat mengisi beberapa bamgku lipat di Aula Kelurahan Mekarjaya saat jam dinding menujuk angka 10.00 WIB. Seorang pembicara dengan almamater kuning dengan emblem lambing UI terlihat menjelaskan materi pencegahan dimesia alias pikun.

Sambil asik memaparkan, seorang Pria bertubuh gempal bernama Anung Ahadi Perdana menjelaskan kiat-kiat mencegah melemahnya daya ingat atau Dimensia saat usia lansia. Sumringah raut wajah kaum ibu mendengarkan berharap bisa menghindari penyakit pikun.

“Hanya dengan pola hidup yang sehat, konsumsi sayur hijau dengan di rebus, olah raga teratur, dan yang pasti tetap menjaga daya tarik membaca,” ungkapnya sambil menebar senyuman kepada kaum ibu untuk membakar semangat pagi hari.

Usai menjelaskan tips khusus menghindari dimensia, prosesi tanya jawab juga menambah meriah suasana. Seorang ibu dengan hijab hijau muda, Desi mengajukan pertanyaan terkait orang yang tidak suka sama sekali membaca, apakah akan mengalami pikun sedikit demi sedikit.

Pertanyaan dari warga RW01 ini pun dijawab mahasiswa bahwa minat membaca harus kembali ditimbulkan dengan hal terkecil dan hal yang terpaksa, salah satunya mengajari PR anak yang diberikan ke sekolah.

Menutup kegiatan, Lurah Mekarjaya, Zainal Arifin menghimbau setiap materi yang diberikan dalam pengabdian bisa dimanfaatkan secara benar dan baik. Apabila tidak mengetahui apa yang diberitahukan narasumber untuk segera ditanyakan sampai paham dan menguasai.

“Kapan lagi dapat wawasan yang penting dan gratis, jadi harus dimanfaatkan warga. ini akan berjalan beberpa bulan ke depan,” ungkap Zainal.

Menyudahi kegiatan hari ini, jabatan tangan serta candaan mewarnai ruangan tersebut. bahkan tak sedikit warga yang menarik para narasumber secara personal untuk mengetahui dengan baik materi yang diberikan.

Ini sudah ke tiga kali mahasiswa mengabdikan diri dengan berbagai materi yang dihadiri kader PKK Kelurahan, Kader Pokta dan Pokja Kelurahan, serta kader Posyandu, hingga ke perwakilan Karang Taruna Kelurahan Mekarjaya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya