Ketua Desk Pilkada PKB Kota Depok, Abdul Hamid.
Ketua Desk Pilkada PKB Kota Depok, Abdul Hamid.
Ketua Desk Pilkada PKB Kota Depok, Abdul Hamid.
Ketua Desk Pilkada PKB Kota Depok, Abdul Hamid.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Menghadapi Pilkada 2020, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Depok memunculkan lima kader terbaiknya untuk ditampilkan dalam kontestasi pesta demokrasi Kota Sejuta Maulid pada 23 September mendatang.

Ketua Desk Pilkada PKB Kota Depok, Abdul Hamid mengatakan, partainya sebagai saluran politik warga Nahdliyin pun bersiap menampilkan kader terbaiknya yang akan dijaring melalui Konvensi calon walikota atau wakil walikota Depok.

“Konvensi ini merupakan cara DPC PKB Kota Depok menentukan kader terbaik Nahdliyin Kota Depok yang akan diusung sebagai kandidat bakal calon walikota atau wakilwali kota Depok,” kata Abdul Hamid kepada Radar Depok, Selasa (17/12).

Pria yang akrab disapa Ustad Hamid ini mengungkapkan, kini sudah ada lima nama yang direstui para ulama untuk menjadi bakal calon walikota atau wakil walikota Depok, yakni Chaerul Anwar, H. Ghufron Al-Bayruni, Makky Al-Zamzami, H. Mohammad Abduh, dan H. Nasihun Syahroni.

“Selain nama-nama yang sudah masuk, Desk Pilkada PKB Kota Depok belum menutup peluang bagi kader NU – PKB yang lainnya untuk turut serta dalam konvensi,” ungkapnya.

Wakil Ketua Fraksi PKB-PSI DPRD Kota Depok melanjutkan, sesuai tahapan konvensi yang sudah ditentukan, penjaringan nama akan ditutup Jumat (20/12).

“Dengan munculnya pemimpin daerah dari kalangan sendiri diharapkan mampu mewujudkan harapan masyarakat Nahdliyin di Kota Depok,” ucapnya.

Ia menambahkan, keinginan ulama dan warga NU mempunyai kepala daerah atau wakil kepala daerah dari internal kalangan Nahdliyin sendiri karena fakta bahwa kalangan masyarakat bawah seperti belum merasakan kehadiran pemerintah di Kota Depok. Sebagai contoh, warga NU membutuhkan Madrasah Aliyah Negeri, namun hingga saat ini pemerintah belum mampu mewujudkannya.

“Demikian juga gerakan ekonomi keumatan yang mandek. Pemerintah tidak mampu menstimulasi lahirnya gerakan ekonomi kerakyatan berbasis lokal padahal banyak sisa anggaran setiap tahun dikembalikan,” imbuhnya

Menurutnya, Depok dengan jumlah penduduk yang cukup padat, multi kultural dan etnis. Sehingga, membutuhkan sosok pemimpin yang dapat terima berbagai kalangan. Karenannya, PKB siap memunculkan kader, baik dari internal PKB maupun kader Nahdiyin untuk menjawab persoalan Kota Depok ke depan.

“Dengan lahirnya pemimpin daerah dari kalangan nahdliyin, harapan teratasinya problem tersebut semakin yakin dan nyata,” tegas Ustadz Hamid. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)