bantuan PMI sosial ke korban kebakaran
ULURKAN BANTUAN : Pegurus PMI Kota Depok bidang SDM Juhaeni Iskandar saat memberikan bantuan ke korban kebakaran di Taman Induk RT04/11 Kelurahan/Kecamatan Cipayung, Rabu (04/12). 
bantuan PMI sosial ke korban kebakaran
ULURKAN BANTUAN : Pegurus PMI Kota Depok bidang SDM Juhaeni Iskandar saat memberikan bantuan ke korban kebakaran di Taman Induk RT04/11 Kelurahan/Kecamatan Cipayung, Rabu (04/12). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CIPAYUNG – PMI Kota Depok kembali responsive membantu warga terdampak bencana. Rabu (4/12), organisasi kemanusiaan di Kota Sejuta Maullid ini membantu Suirah, korban kebakaran di Taman Induk RT 04/11 Kelurahan/Kecamatan Cipayung berupa bahan bangunan senilai Rp2,5 juta.

Pengurus Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) PMI Kota Depok, Juhaeni Iskandar mengatakan, korban tercatat sebagai Janda.  Bantuan tersebut atas assessment relawan PMI beberapa waktu lalu.

“Setelah kejadian awal bulan lalu, petugas datang mengecek untuk memberikan bantuan,” jelas Jehaeni kepada Radar Depok.

Ia menjelaskan, bantuan berupa material bangunan, seperti asbes dan beberapa logistik untuk membantu keluarga Suirah. Dalam menerjunkan bantuan, selain diterima langsung korban, LPM Kelurahan Cipayung Sobari turut memberikan pendampingan.

“Alhamdulilah disambut baik niat baik kita dari relawan PMI, ini bisa jadi silaturahmi yang baik ke depannya. Silakan berkoordinasi dengan kami soal bantuan bagi warga terdampak bencana,” ucapnya.

Sementara, Suirah mengucapkan terima kasih ke seluruh pihak yang telah membantu. Hal ini meringankan bebannya dan keluarga. Sebab, ia sempat hilang arah pasca kebakaran.

“Biar Tuhan yang balas semua kebaikannya. Setelah ini, mau meminta arahan ke bapak-bapak di lingkungan untuk bantu dalam perbaikannya karena saya janda nggak paham sama bangunan seperti ini,” kata Suirah.

Kejadian kebakaran membuat Suirah putus asa. Saat itu, api dengan cepat membakar seisi rumahnya hingga porak poranda. Ia hanya mampu menyelamatkan diri dan anak-anaknya dengan benda berharga.

“Malam saat itu, katanya dari korsleting listrik. Musibah mau diapain lagi, hanya ikhlas saja, beruntung ada yang bantu,” tutupnya. (rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu (IG : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya