pondok petir angkat potensi wilayah
PAPARKAN : Lurah Pondok Petir, Rizal Farhan (dua kanan) melakukan ekspos pada lomba kinerja dan inovasi lomba kelurahan tingkat Kota Depok di kantor Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Jumat (14/12). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK
pondok petir angkat potensi wilayah
PAPARKAN : Lurah Pondok Petir, Rizal Farhan (dua kanan) melakukan ekspos pada lomba kinerja dan inovasi lomba kelurahan tingkat Kota Depok di kantor Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Jumat (14/12). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, PONDOK PETIR – Sebagai wakil Kecamatan Bojongsari. Kelurahan Pondok Petir berupaya maksimal pada lomba kinerja dan inovasi. Pengembangan ekonomi masyarakat melalui UMKM menjadi modal dasar Kelurahan Pondok Petir untuk menjadi pemenang pada lomba tersebut di Kota Depok.

Lurah Pondok Petir, Rizal Farhan mengaku, pihaknya telah berusaha maksimal untuk mengangkat potensi wilayah sebagai inovasi Kelurahan Pondok Petir. Sebagai pintu gerbang Kota Depok diwilayah barat, berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor dan Tangerang Selatan, Kelurahan Pondok Petir ingin memiliki ciri khusus sebagai kebanggaan Kota Depok.

“Kami ingin mengangkat potensi ekonomi masyarakat melalui UMKM,” ujar Rizal kepada Radar Depok.

Rizal menjelaskan, sebagai bentuk nyata UMKM Kelurahan Pondok Petir yang sudah terdaftar mencapai 38 UMKM. Hal tersebut menjadikan Kelurahan Pondok Petir memiliki UMKM terbanyak di Kecamatan Bojongsari. UMKM Kelurahan Pondok Petir tergerak pada bidang sentra olahan makanan dan kerajinan tangan.

Tidak hanya itu, lanjut Rizal Kelurahan Pondok Petir telah melakukan inovasi dengan menggunakan Sistem Ekonomi Produktif Online (Si Empo). Melalui aplikasi tersebut akan memudahkan masyarakat antara penjual dan pembeli melakukan transaksi secara langsung melalui online.

“Kami ingin kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui UMKM bertumbuhan di Kelurahan Pondok Petir,” tutup Rizal. (rd)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto (IG : @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)