maulid nabi muhammad SAW ada pradi
HADIR : Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Musala Al Magfiroh, Jalan Sulaiman, RT6/5, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Minggu (15/12). FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK
maulid nabi muhammad SAW ada pradi
HADIR : Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Musala Al Magfiroh, Jalan Sulaiman, RT6/5, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Minggu (15/12). FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, BEDAHAN – Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna menilai bila perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW punya makna penting bagi Kota Depok. Lebih-lebih, Depok punya julukan sebagai Kota Sejuta Maulid.

Kata dia, makna yang paling kentara ialah dengan merayakan hari lahir Nabi Muhammad SAW, tali silaturahmi bakal semakin kuat. Bahkan sampai saat ini, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok ini masih memenuhi undangan maulid setiap malamnya.

“Oh tentu punya banyak makna (perayaan Maulid Nabi). Khususnya kami dari pemerintahan, bisa saling tatap muka dengan warga. Begitu pun dengan perangkat kecamatan dan kelurahan,” ungkapnya kepada Radar Depok saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Musala Al Magfiroh, Jalan Sulaiman, RT6/5, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Minggu (15/12).

Pradi menuturkan, merujuk ilmu yang diajarkan Rasulullah SAW, tali silaturahmi itu tidak boleh sampai putus. Tidak hanya antar masyarakat, pun demikian antara masyarakat dengan pemerintah. “Pemkot Depok terus berupaya menjalin kedekatan dengan segenap unsur masyarakat, misalnya dari kalangan pemuda dan tokoh agama,” tegasnya.

Makanya, lanjut dia, dengan kegiatan Maulid Nabi serentak di 63 kelurahan se-Kota Depok, diharapkan bisa menghasilkan ide-ide segar pula bagi pembangunan kota. Artinya sejalan dengan visi Kota Depok: unggul, nyaman, dan religius.

“Biasanya jika saya datang ke acara Maulid, masyarakat menyampaikan keluhan dan beragam ide. Tentu kami dengar dengan baik. Kita upayakan direalisasikan. Karena pelaksanaannya dilandasi dengan nilai-nilai spiritual dan kekompokan,” tandasnya. (rd)

 

Jurnalis : Junior Wiliandro

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)