penyakit jantung jangan mendaki
Dokter Jantung RSUD Kota Depok, Prima Almazini.
penyakit jantung jangan mendaki
Dokter Jantung RSUD Kota Depok, Prima Almazini.

 

RADARDEPOK.COM, SAWANGAN – Peristiwa meninggalnya pendaki asal Kecamatan Bojongsari saat mendaki gunung Prau, Kabupaten Kendal, beberapa waktu lalu, menjadi perhatian dokter RSUD Kota Depok. Diketahui korban meninggal akibat penyakit jantung.

Dokter Jantung Pembuluh Darah, RSUD Kota Depok, dr. Prima Alazini, Sp.JP mengatakan, masyarakat yang memiliki hobi mendaki gunung atau pendaki yang mempunyai riwayat penyakit jantung, seperti penyakit jantung koroner atau gagal jantung, tidak direkomendasikan untuk mendaki gunung.

“Hal itu untuk mencegah penyakit timbul saat pendaki melakukan aktivitas mendaki gunung,” ujar Prima kepada Radar Depok, kemarin (13/12).

Prima menjelaskan, saat mendaki gunung, tekanan oksigen di ketinggian akan berkurang menyebabkan tubuh kekurangan oksigen, sehingga akan mengurangi suplai oksigen, meningkatkan beban jantung dan tekanan di pembuluh darah paru.

Hal tersebut, kata dia, dapat memicu penumpukan cairan di paru dan di otak, serta berakibat fatal.  Kematian saat mendaki gunung paling sering disebabkan karena kekurangan oksigen dan suhu ekstrim. Belum dapat dipastikan apakah kematian tersebut karena penyakit jantung atau bukan.

Apabila mengalami serangan jantung di hutan, lanjut Prima, segera panggil bantuan atau bawa ke tempat pelayanan kesehatan terdekat, untuk diberikan pertolongan pertama. Apabila mengalami henti jantung, lakukan kompresi dada dan pemberian nafas buatan dengan perbandingan 30 : 2 sampai datang bantuan atau kontak dengan tenaga kesehatan.

“Penanganan pertama untuk pendaki gunung yang kekurangan oksigen yaitu segera turun ke dataran rendah dan berikan oksigen,” tutup Prima. (rd)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto (IG : @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)