Beranda Politika Qonita : Perbedaan Bentuk Kedewasaan Berpolitik

Qonita : Perbedaan Bentuk Kedewasaan Berpolitik

0
Qonita : Perbedaan Bentuk Kedewasaan Berpolitik
Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Qonita Lutfiyah.
Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Luthfiyah
Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Luthfiyah.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Perbedaan pilihan dalam suatu perhelatan pesta demokrasi menjadi suatu hal yang wajar. Dan, menyikapi dan menerima hal tersebut dengan bijaksana, merupakan bentuk kedewasaan dalam berpolitik serta sebuah keniscayaan dalam memilih pemimpin yang terbaik.

Seperti yang disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok, Qonita Luthfiyah. Ia tak menampik, tiap menghadapi fase Pilkada, kerap diwarnai dengan kontestasi yang dibumbui dengan perpecahan atau membuat kubu.

“Hal ini, tidak dapat dipungkiri masih ada, tapi ini kan yang tidak kita inginkan, adanya gesekan di lingkungan, dari tataran atas hingga grassroot karena adanya perbedaan pilihan,” kata Qonita kepada Radar Depok, Rabu (18/12).

Putri K.H Syukron Mamun ini menilai, perbedaan pilihan merupakan bentuk dari demokrasi, dan hak politik seseorang harus dihargai, bukan  malah dijauhi atau dianggap sebagai musuh yang berbeda dengan golongannya.

“Tinggal bagaimana kita menyikapi perbedaan itu dengan bijak. Bijaksana menghargai dan menerima perbedaan pilihan adalah bentuk kedewasaan dalam berpolitik,” ujarnya Qonita.

Dari perbedaan pilihan dan disikapi dengan bijaksana, Anggota DPRD Kota Depok ini melanjutkan, akan memunculkan kontestasi yang sehat dalam sebuah perhelatan demokrasi, bahkan menjadi sebuah keniscayaan proses seleksi pemimpin yang baik.

“Jika demikian, siapapun yang terpilih nanti, tentu pilihan rakyat dan pasti didukung,” ucapnya.

Sehingga, menghadapi fase Pilkada Kota Depok 2020, ia meminta seluruh elemen untuk saling menghargai perbedaan pilihan.

“Saya yakin warga Depok sudah dewasa dalam berpolitik. Sebab, perbedaan itu keberkahan dan rahmat dari Allah SWT, kerukunan, toleransi adalah wajah Indonesia sebenarnya sejak dulu,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)