Ramah, Jadi Alasan Imigran Pilih Depok

In Metropolis
alasan imigran tinggal di kota depok
PENDATAAN : Petugas Imigrasi saat mendata warga asing di Kecamatan Bojongsari. FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Selain pengemis impor yang meresahkan warga. Ternyata, banyak juga imigran legal yang tinggal di Kota Depok. Alasannya, Indonesia Negara dengan mayoritas muslim, Indonesia dianggap ramah, dan biaya hidup lebih murah. Indonesia menjadi salah satu tempat transit bagi pencari suaka, dan pengungsi yang akan menuju negara ketiga.

Kasubsi Intelijen Keimigrasian Kantor Imigrasi Kota Depok, Masjoko Ardianto Wibowo menilai, Indonesia dikenal sebagai negara ramah. Belum lagi biaya hidup yang murah menjadi alasan para pengungsi memilih Indonesia sebagai tempat transit.

Jadi, warga timur tengah yang juga mayoritas muslim merasa aman untuk ditempati. “Kita mayoritas muslim, belum lagi, biaya hidup di Indonesia murah, dan masyarakat kita dikenal ramah,” kata Masjoko kepada Radar Depok, Rabu (25/12).

Dia mengatakan, penyebaran imigran banyak terdapat di kawasan Sawangan dan Bojongsari, karena mereka masih bisa mendapatkan rumah dengan harga sewa lebih murah. Selain itu, dia juga biasa menempati rumah susun dan kontrakan yang ada di Kota Depok.

“Mereka tersebar, berbaur dengan masyarakat, dengan mencari rumah sewa yang terjangkau,” jelas Masjoko.

Namun demikian, pihaknya juga tidak ingin kecolongan dan akan terus melakukan pendataan, jangan sampai ijin tinggal yang diberikan pemerintah Indonesia malah disalahgunakan oleh para imigran.

“Meski banyak yang legal, tapi mereka tetap memiliki batasan waktu, dan ketentuan tinggal di Indonesia. Jika mereka melanggar, kantor imigrasi tidak segan untuk mendeportasi para imigran,” tegas Masjoko. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

Diskominfo depok

Depok Siapkan Rumah Singgah Covid-19 di Pondok Cina

TANGANI COVID-19 : Koordinator Komunikasi Publikasi Penanganan Gugus Tugas Covid 19 Kota Depok, Sidik Mulyono.

Read More...
Ridwan kamil ke depok terus

Dibutuhkan 150 Tempat untuk Vaksin 1,4 Juta Warga Depok

SIMULASI : Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau simulasi vaksin di Puskesmas Tapok, Kecamatan

Read More...
Vaksin kota depok seminggu

Ditargetkan Uji Klinis Vaksin Tahap Pertama di Depok Selesai 15 Hari

SIMULASI : Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau simulasi vaksin di Puskesmas Tapok, Kecamatan

Read More...

Mobile Sliding Menu