Retribusi Izin Trayek Angkot di Depok Akan Dihapus

In Metropolis
BERAKTIFITAS : Sejumlah pengemudi angkot saat menunggu dan menurunkan penumpang di Terminal Kota Depok, Jalan Margonda Raya. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Perhubungan Kota Depok rencananya akan menghapus retribusi izin trayek Angkutan Perkotaan (Angkot) di Kota Depok pada tahun 2020. Penghapusan tersebut guna mempertahankan eksistensi Angkot.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, saat ini angkot di Kota Depok makin tergerus keberadaannya. Berdasarkan data dari total 2.800 angkot, hanya 50 persen yang masih beroperasi.

“Keberadaan angkot terus tergerus oleh zaman. Hal ini disebabkan banyaknya pilihan moda transportasi sehingga angkot kalah saing,” ucap Dadang kepada Radar Depok.

Dadang menjelaskan, melihat fenomena tersebut pemerintah harus hadir memberikan solusi. Salah satunya menghapuskan retribusi izin trayek lima tahunan dan pengawasan kartu satu tahunan bagi angkot.

Dalam satu tahun angkot dikenai tiga retribusi yaitu izin trayek lima tahun sebesar Rp150 ribu, dan satu kartu pengawasan Rp75 ribu yang dihapuskan. “Sementara yang tetap adalah pengujian kendaraan sebanyak dua kali,” tegas Dadang.

Rencana penghapusan tersebut saat ini sedang dibahas DPRD dan Pemkot Depok melalui Raperda Perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Bidang Perhubungan. Serta Raperda Perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2012 tentang Retribusi Bidang Perhubungan.

“Dalam Raperda tersebut angkot juga diperbolehkan memasang iklan. Nanti, Pemkot Depok dan pemilik angkot bisa mendapatkan pajaknya dengan subsidi silang. Ketentuan ini salah satu upaya kita dalam membenahi transportasi publik di Kota Depok, dengan meringankan biaya operasional angkot,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

PSHT bantu tenaga medis

PSHT Depok Berbagi Jamu dengan Tenaga Medis

PEDULI : Keluarga Besar PSHT barikan bantuan kepada tim medis di RS Brimob, Sabtu (18/04).

Read More...
BLT di negeri jepang

Di Jepang, Tiap Warga Dapat Rp14,5 Juta Hadapi Korona

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Pemerintah Jepang tengah serius untuk mengentaskan penyebaran virus Korona. negara dibawah kepemimpinan Perdana

Read More...
APD kreasi dari UI

UI Kembangkan APD Respirator

DIKEMBANGKAN : Tim ahli dan peneliti Universitas Indonesia mengembangkan prototype Alat Pelindung Diri (APD), dalam

Read More...

Mobile Sliding Menu