Rp2,3 Miliar untuk Rehab SMPN 8 Depok

In Pendidikan
rehab bangunan SMPN 8 Depok
TINJAU : Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin didampingi Kepala SMPN 8 Depok, Paeran saat meninjau pembangunan. FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, CIMANGGIS – Beberapa bangunan SMPN 8 Depok sekarang ini sedang dalam perehaban. Dimana, total ada 11 ruang kelas dan lima ruang operasional yang direhan dengan anggaran dari APBD Kota Depok 2019 senilai Rp2.372.000.000. Meskipun begitu, pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) tetap bisa berlangsung dengan memanfaatkan ruang yang tersisa.

Kepala SMPN 8 Depok, Paeran mengatakan, proses perehaban tersebut ditargetkan bisa selesai pada akhir tahun 2019 atau bulan Desember akhir. Sehingga, bisa sesuai dengan target 90 hari untuk pengerjaannya. Sekarang ini untuk pelaksanaan PAS dilangsungkan dalam dua sesi, dengan menggunakan 19 ruangan yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

“Sedangkan untuk pelaksanaan PAS bagi SMPN 8 Depok Terbuka dilaksanakan pada tanggal 9 – 15 Desember 2019, karena keterbatasan ruangan,” ucapnya kepada Radar Depok, Jumat (06/12).

Paeran menjelaskan, yang dimaksud dengan ruang operasional adalah ruangan untuk wakil kepala sekolah, ruang OSIS, ruang sistem, dan ruang informasi manajeman. Sekarang ini di SMPN 8 Depok total ada 28 rombongan belajar (rombel). Oleh karena itu, selama rehab bangunan berlangsung proses KBM berlangsung dua sesi.

“Tidak hanya selesai tepat waktu, semoga kualitas bangunannya juga baik dan kuat, sehingga bisa bertahan lama,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin menuturkan, jika dalam perehaban bangunan menggunakan dana APBD, bisa saja sekolah untuk menggunakan anggaran pemeliharaan sekolah. Meskipun tidak besar, tetapi setidaknya bisa melakukan perbaikan awalan untuk sebuah kerusakan, agar tidak bertambah kerusakannya ke beberapa bagian yang lain.

“Perbaikan beberapa bagian sekolah yang rusak, tetapi tidak terlalu fatal, bisa menggunakan anggaran pemeliharaan. Jadi, pegantisipasian agar tidak terlalu melebar rusaknya ke beberapa bagian yang lain. Contohnya bocor atau bagian plafon yang rusak, tentunya jangan sampai dibiarkan terlalu lama, dan bisa segera diperbaiki dengan anggaran pemeliharaan sekolah,” terangnya. (rd)

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya

You may also read!

intan peduli wartawan

Intan Fauzi Peduli Wartawan

BANTUAN : Perwakilan Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Intan Fauzi menyerahkan bantuan

Read More...
ridwan kamil sebagian

Ridwan Kamil: Sisihkan Gaji/Tunjangan ASN untuk COVID-19

  RADARDEPOK.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan penyisihan gaji atau tunjangan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di

Read More...
gedung sate di bandung

Desa di Jabar Bergerak Cegah Penyebaran COVID-19

  RADARDEPOK.COM, BANDUNG - Beragam upaya dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan aparatur desa

Read More...

Mobile Sliding Menu