pemadam kebakaran urusin sarang tawon
ANCAMAN TAWON : Personil Damkar UPT Cipayung foto bersama dengan pemilik rumah Wahyudi usai mengevakuasi sarang tawon di kediamannya, Jalan Taman Induk, RT 04/11 Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
pemadam kebakaran urusin sarang tawon
ANCAMAN TAWON : Personil Damkar UPT Cipayung foto bersama dengan pemilik rumah Wahyudi usai mengevakuasi sarang tawon di kediamannya, Jalan Taman Induk, RT 04/11 Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CIPAYUNG – Dalam sehari, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, UPT Cipayung melakukan evakuasi terhadap dua sarang tawon besar di Kelurahan/Kecamatan Cipayung dan Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Pancoranmas.

Komandan Regu A Damkar dan Penyelamat UPT Cipayung, Boy Kurniawan menuturkan, pertama petugas mengevakuasi sarang tawon yang berlokasi di RT02/03 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas. Sarang tawon dengan diameter kurang lebih 15 cm bertengger di kediaman Muhammad.

“Pemilik langsung laporan ke petugas, segera kita meluncur ke lokasi dengan dibantu empat personil beserta satu unit mobil kapasitas 400 liter,” ungkapnya kepada Radar Depok saat disambangi ke markas UPT Cipayung, Jumat (06/12).

Ia mengungkapkan, tidak ada kendala yang berarti hanya jalan menuju ke kediaman pelapor sedikit suli karena luas jalan lingkungan yang sangat sempit, sehingga memakan waktu saat memasukan kendaraan ke TKP. Sekitar 25 menit kemudian, sarang berhasil diturunkan dari pohon.

Lebih jauh, Boy membeberkan belum tiba di markas, laporan terkait sarang tawon kembali diterima dirinya bersama dengan tim. Walhasil mereka segera bergegas ke kediaman Wahyudi di Jalan Taman Induk RT04/11 Kelurahan/Kecamatan Cipayung.

“Kalau di rumah pak Wahyudi, sarang adanya di dalam plafon rumah. Ukurannya juga cukup besar, hampir sama kaya sarang tawon yang sebelumnya dievakuasi,” jelasnya.

Tiba di lokasi sekitar pukul 21.45 WIB, tidak berlangsung lama, tim pertama dengan tambahan tiga personel mulai melakukan evakuasi.

Dari sini, Boy kembali menghimbau, agar warga waspada saat beraktivitas di lokasi yang berdekatan dengan sarang tawon. Apabila dirasa sudah membahayakan, maka ia meminta untuk segera menghubungi petugas.

“Kami harap warga segera menghubungi petugas agar cepat dievakuasi sehingga tidak mengganggu kenyamanan warga sekitar,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu (IG : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya