ILustrasi pendaftaran CPNS melanggar peraturan
ILUSTRASI : Pendaftaran CPNS.

 

ILustrasi pendaftaran CPNS melanggar peraturan
ILUSTRASI : Pendaftaran CPNS.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Setelah pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ditutup pada 30 November, kini para peserta CPNS yang sudah mendaftarkan dirinya akan mengikuti tahap berikutnya, yaitu seleksi administrasi dan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Kasubid Perencanaan dan Administrasi Pegawai Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Agus Hery mengaku, saat ini seleksi administrasi CPNS sudah berlangsung.

Seluruh peserta yang mendaftarkan diri ke instansi Pemkot Depok sedang dalam penyeleksian. “Seleksinya dibuka pada 13 November hingga 13 Desember 2019,” ungkap Hery kepada Radar Depok, Selasa (3/12).

Setelah seleksi administrasi lanjut Hery, pelamar CPNS akan berlanjut dengan kegiatan SKD, yang agendanya bakal digelar pada Februari 2020.

“Iya SKD digelar tahun depan,” tutur Hery.

Meski begitu Hery menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum tahu lokasi atau tempat berlangsungnya tes SKD. Pasalnya, masih menunggu arahan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Kami belum tahu lokasi pelaksanaan SKD, masih nunggu arahan BKN,” tegas Hery.

Diketahui, tahun ini ada peningkatan pelamar yang signifikan mendaftar ke instasi Pemerintah Kota Depok.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Mary Liziawati menuturkan, jumlah peserta CPNS yang melamar ke Pemkot Depok tahun ini mencapai 11.564 orang. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya 6.500 pelamar. Maka itu, Mary mengapresasi tingginya animo masyarakat untuk mengabdi di Pemkot Depok.

“Saya apresiasi terhadap minat para pelamar yang mengikuti pendaftaran CPNS di Pemkot Depok. Semakin banyak pendaftar memberikan peluang lebih besar mendapatkan calon pegawai yang kompeten,” katanya, Senin (2/12).

Mary menyebutkan dari 11.564 pendaftar, 10.392 di antaranya telah mengirimkan formulir pendaftaran. Dari jumlah tersebut, jabatan Ahli Pertama Guru Kelas menjadi formasi yang paling banyak diminati, yakni 955 pendaftar.

Kemudian disusul Pengelola Keuangan dengan jumlah 902 pelamar, dan Ahli Pertama Guru Bahasa Inggris sebanyak 821 orang.

“Tahun ini guru kelas menjadi formasi yang paling banyak diminati pelamar,” ucap Mary kepada Radar Depok. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya