MTs Al Hidayah kreatif
KREATIF: Siswa MTS Al-Hidayah Sukatani, Kecamatan Tapos menunjukkan buah karya mereka barang recycle, pada giat Class Meeting, Rabu (18/12). FOTO : CHRISTINE/RADAR DEPOK
MTs Al Hidayah kreatif
KREATIF : Siswa MTs Al-Hidayah Sukatani, Kecamatan Tapos menunjukkan buah karya mereka barang recycle, pada giat Class Meeting, Rabu (18/12). FOTO : CHRISTINE/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, TAPOS – Para siswa MTs Al-Hidayah Sukatani, Kecamatan Tapos menunjukkan kreativitasnya dengan mendaur ulang sampah atau barang recycle, pada giat Class Meeting, yang digelar 16 hingga 18 Desember 2019.

Selain me-recycle barang daur ulang menjadi bernilai, Class Meeting juga diisi lomba futsal, dan badminton. Pada giat daur ulang tersebut, dari Kelas VII hingga IX mengirimkan perwakilannya.

Salah satu kreativitas ditunjukkan oleh siswa Kelas IX-P1, Khasyadiva Afris Nasution. Ia berkreasi dengan sendok bekas yang diperoleh dari rumah. Kemudian disulap menjadi lampu unik.

“Ada beberapa sendok di warnai dengan akrilik warna merah, sedangkan yang lainnya polos. Lalu sebagai perekat gunakan lem uhu,” tutur Afris kepada Radar Depok.

Semua produk recycle di buat dari rumah, di hari kegiatan siswa hanya mengumpulkan produk untuk dinilai. Afris menambahkan sangat senang mengikuti kegiatan tersebut, dan berharap produk kreasinya dapat berguna bagi masyarakat luas.

Wakil Kepala MTs Al-Hidayah Sukatani Bidang Kesiswaan, Riansyah mengatakan, MTs Al-Hidayah merupakan sekolah Adiwiyata. Selain salah satu bentuk peduli lingkungan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kreativitas siswanya.

“Saya berharap siswa mampu membuat sesuatu yang baru, salah satunya mengolah sampah menjadi barang bernilai,” tutur Riansyah.

Tidak hanya lomba mengolah limbah saja, class meeting juga dimeriahkan dengan berbagai lomba salah satunya lomba menghias majalah dinding atau mading dengan tema random. Kemudian lomba futsal, badminton yang tidak hanya diikuti siswa juga para guru. (rd)

 

Jurnalis : Christine

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)