SMAN 8 Depok jadi Sekolah Adiwiyata nasional
PENGHARGAAN : Kepala SMAN 8 Depok, Nurlaely saat menerima sertifikat sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya. FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK
SMAN 8 Depok jadi Sekolah Adiwiyata nasional
PENGHARGAAN : Kepala SMAN 8 Depok, Nurlaely saat menerima sertifikat sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya. FOTO : SMAN 8 DEPOK FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – SMAN 8 Depok yang berlokasi di Jalan M. Nasir, Kecamatan Cilodong dinobatkan sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional. Dengan pencapaian tersebut, SMAN 8 Depok diberikan sertifikat bersamaan dengan 333 sekolah se-Indonesia dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

Dari Kota Depok, tidak hanya SMAN 8 Depok saja yang mendapatkan menjadi Sekolah Adiwiyata Nasional, tetapi ada juga lima sekolah lainnya. Diantaranya, SMPN 9 Depok, SMP Lazuardi GIS, SMPIT Darul Abidin, sedangkan untuk jenjang SD ada SDIT Darul Abidin dan SDN Kemirimuka.

Kepala SMAN 8 Depok, Nurlaely mengatakan, apa yang diraih sekolahnya tersebut adalah buah manis dari proses yang panjang dalam pencanangan program-program yang berkaitan dengan pembentukan budaya dan karakter cinta lingkungan. Karena, prosesnya dimulai secara berjenjang, mulai dari tingkat, kota, provinsi, lalu sampai ke tingkat kota.

“Banyak yang terlibat dalam pembentukan karakter siswa yang cinta terhadap lingkungan. Karena, membentuk budaya siswa yang cinta terhadap lingkungan memerlukan waktu yang lama, dan semua terlibat mendukungnya,” katanya.

Nurlaely menuturkan, setelah menjadi Sekolah Adiwiyata Nasional, pihaknya menargetkan untuk bisa menjadi Sekolah Adiwiyata Mandiri. Oleh karena itu, sudah ada beberapa inovasi program untuk bisa mencapai hal tersebut, yakni berkaitan dengan teknologi. Misalnya dengan hemat energi dan juga bisa menghasilkan sumber energi baru.

“Misalnya lampu taman yang bertenagakan sinar matahari, dan juga bisa membuat program bio gas. Itu adalah inovasi yang bisa membuat SMAN 8 Depok semakin membudayakan cinta lingkungan,” terangnya.

 

Sekolah Kota Depok dapat Sekolah Adiwiyata nasional
KARKATER : Selain SMAN 8 Depok ada lima sekolah dari Kota Depok yang mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional. FOTO : ISTIMEWA

 

Nurlaely menjelaskan, tantangan dalam menciptakan budaya cinta lingkungan di sekolah adalah sebuah ke-istiqomah-an seluruh warga SMAN 8 Depok. Karena, siklus siswa di dunia sekolah selalu berubah, dimana ada siswa yang lulus dan ada siswa baru yang masuk. Sehingga, pembentukan karakter yang cinta lingkungan, harus dimulai lagi untuk siswa kelas X.

“Semua harus bergerak, terutama dari guru dan melibatkan orangtua. Karena, dalam pembentukan karakter diperlukan panutan dari orang lain atau setidaknya semua harus bisa memberikan contoh yang baik,” jelasnya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)