Pohon tumbang di cilodong
TUMBANG : Petugas Damkar dan warga memantau pohon sengon yang tumbang dan menimpa ruko di Jalan Raya Abdul Ghani RT10/04 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Rabu (4/12) malam. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
Pohon tumbang di cilodong
TUMBANG : Petugas Damkar dan warga memantau pohon sengon yang tumbang dan menimpa ruko di Jalan Raya Abdul Ghani RT10/04 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Rabu (4/12) malam. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CILODONG – Hujan disertai angin kencang membuat pohon sengon berukuran besar di Jalan Raya Abdul Gani RT10/04 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong tumbang menimpa dua ruko, Rabu (4/12) malam. Insiden ini membuat pemilik ruko, Endang mengalami patah tulang.

Dari informasi yang dihimpun Radar Depok di lokasi kejadian, Endang yang berprofesi sebagai pembuat batu nisan sedang di dalam ruko saat tragedi tersebut. Seperti yang dituturkan, salah seorang saksi mata, Kiki mengatakan, sebelum pohon tersebut tumbang, memang kondisinya tengah hujan deras disertai angina kencang, ditambah ada pekerjaan pelebaran jalan yang menggerus pohon.

“Saya kira gledek, ternyata pohon depan tumbang, saya langsung lari. Pak endang kena di dalam rukonya. Tulangnya ada yang patah karena ketiban,” jelas Kiki seorang penjaga warung kopi di sekitar lokasi, Kamis (5/12)

Tempat usaha Kiki pun sebenarnya tertimpa pohon sengon berukuran besar. Tapi, ia  beruntung bersama dengan sepupunya, yakni Pipit bisa menyelamatkan diri. meski harus rela kerugian hingga jutaan rupiah.

Lebih jauh, Kiki berharap bantuan dari berbagai pihak, baik yang bergerak di bidang sosial maupun organisasi kemanusiaan. Sehingga dapat meringankan bebannya bersama dengan sepupunya.

“Semoga ada bantuan, saya sudah rugi banyak dari sini,” ucap Kiki.

Sementara, LPM Burhannudin mengatakan, saat ini korban patah tulang Endang sedang proses penyembuhan akibat tulang kaki, tangan dan rusuknya patah tertimpa pohon.

 

pohon tumbang di cilodong
Pohon sengon menimpa dua buah ruko di Jalan Raya Abdul Ghani RT10/04 Kelurahan Kalibaru, Cilodong, hingga mengakibatkan pemilik batu nisan Endang patah tulang karena tertimpa pohon engan ukuran besar, Kamis (5/12). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

Pria yang akrab disapa Abuy ini menegaskan, kejadian diakibatkan kelalaian pelaksana proyek pelebaran jalan yang sedang berlangsung. Sebab, tidak memperhatikan dengan serius galian yang berdampak pada lingkungan sekitar.

“Jelas mereka (pelaksana) ada bagian dari tumbangnya pohon, karena galian jalan yang dilakukan mengganggu akar jadi angin kencang pasti goyang bahkan bisa rubuh,” paparnya saat dikonfirmasi.

Kejadian tersebut menarik perhatian warga hingga menimbulkan kemcaetan. Babinmas Kelurahan Kalibaru Iptu Sururi, bersama dengan lima personil Tagana dan dua relawan PMI Kota Depok meninjau lokasi kejadian. (rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu (IG : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya