Ketua MUI Cipayung H Syamwari HS
Ketua MUI Cipayung H Syamwari HS.
Ketua MUI Cipayung H Syamwari HS
Ketua MUI Cipayung H Syamwari HS.

 

RADARDEPOK.COM, CIPAYUNG – Warga Kecamatan Cipayung diminta untuk menjaga nila-nilai toleransi dan saling menghormani perbedaan dan kehidupan beragama yang selama ini harmoni. Hal tersebut dikatakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cipayung, H Syamwari HS.

“Saya harap semua menjaga nilai tersebut, karena itu lah Cipayung bisa menghargai satu dengan yang lain, baik nasrani ke muslim, maupun muslim kepada nasrani yang sedang merayakan hari rayanya,” jelas Syamwari kepada Radar Depok. Jumat (20/12).

Dilanjutkan Syamwari berkaitan dengan simbol –simbol yang digunakan umat nasrani. Hal ini harus diperhatikan pada umat muslim untuk simbol atau pernak pernik tidak digunakan oleh umat muslim sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Dengan adanya kedua ini, yang terjaga. Menandakan cipayung telah berhasil merawat kerukunan umat beragama,” kata syamwari.

Hal yang harus diperhatikan adalah perusahaan yang harus menghargai tiaP karyawan yang berumat muslim untuk tidak menggunakan simbol atau pernak pernik perayaan Natal, agar menjaga kondusifitas ditengah masyarakat.

“Jadi mari saling menghargai satu sama lain. Karena zaman sekarang, kemajuan teknologi semakin pesat. Informasi apapun, baik hoax atau tidak tersebar dengan cepat,” terangnya.

Memaknai tahun baru masehi, Syamwari pun mengajak untuk menggelar salawat di masjid atau musla terdekat untuk menebalkan keimanan serta pengetahuan akan agama. Sehingga, pada tahun berikutnya menjadi pribadi yang lebih baik.

“Jangan rayakan yang bukan menjadi budaya kita, seperti pesta atau yang bersifat tidak dikhendaki Allah. Jadi jauh lebih baik kumpul dengan keluarga memanjatkan doa di perayaan malam tahun baru, atau bisa adakan bersama teman main, teman kerja, atau teman sekolah,” tandasnya. (rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu  (IG : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)