WNA korea bunuh diri di harjamukti
DIEVAKUASI: Petugas kepolisian dari Polsek Cimanggis sedang mengevakuasi jasad Lee Sung Goo, warga negara Korea yang ditemukan tewas gantung diri di perumahan Raffles Hills, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
WNA korea bunuh diri di harjamukti
DIEVAKUASI : Petugas kepolisian dari Polsek Cimanggis sedang mengevakuasi jasad Lee Sung Goo, warga negara Korea yang ditemukan tewas gantung diri di perumahan Raffles Hills, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Seorang pria Warga Negara Asing (WNA) Korea ditemukan tewas dengan kondisi tergantung di sebuah kamar di perumahan mewah Raffles Hills Blok 01 RT06/25, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis.

Kapolsek Cimanggis, Kompol Efendi menyebutkan, WNA tersebut bernama Lee Sung Goo (59) asal Kora. Jasadnya pertama kali diketahui oleh asisten rumah tangga sekitar pukul 15.30, pada Minggu (15/12).

“WNA itu ditemukan dalan keadaan gantung diri (Gandir, red),” ungkap Kompol Efendi kepada Radar Depok, Senin (16/12).

Kejadian berawal ketika asisten rumah tangga, Yugini baru saja selesai menunaikan salat Ashar, kemudian menuju dapur. Dan melihat majikannya sudah dalam posisi gandir di tangga menggunakan tali kabel listrik warna hitam.

“Panik campur takut, saksi kemudian melaporkan kejadian itu ke security perumahan, selanjutnya koordinasi ke polisi,” tuturnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa mengungkapkan motif WNA itu dalam melakukan aksi tersebut. “Nanti tanya langsung pak Kanit,” ucapnya.

Terpisah, Ketua RT06/25 Perumahan Raffles Hill, Bambang mengaku, tidak mengenal warganya yang gandir itu. Pasalnya, Lee Sung Goo dan keluarganya dikenal tertutup terhadap lingkungan sekitar.

“Orangnya jarang bersosialisasi dengan lingkungan,” ujar Bambang kepada Radar Depok.

WNA tersebut merupakan pensiunan perusahaan swasta, dan selama ini tinggal bersama istri dan pembantunya. Mereka sudah mengontrak kurang lebih selama satu tahun.

“Mereka saya izinkan mengontrak di sini karena dijamin perusahaan travel. Tapi kayaknya perusahaan itu belum tahu kalau WNA itu sudah meninggal,” tutupnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)