YKCI alquran
EDUKASI: Rumah Qur’an salah satu program Yayasan Kampung Cerdas di RT04/04 Jalan Babakan Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Jumat (6/12). FOTO : CHRISTINE/RADAR DEPOK
YKCI alquran
EDUKASI : Rumah Qur’an salah satu program Yayasan Kampung Cerdas di RT04/04 Jalan Babakan Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Jumat (6/12). FOTO : CHRISTINE/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CIMANGGIS – Yayasan Kampung Cerdas Indonesia (YKCI) di RT04/RW04 Jalan Babakan Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis meningkatkan kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di wilayah tersebut.

Pendiri YKCI, Rinal Dides menuturkan, yayasan ini terbentuk atas dasar keprihatinan terhadap siswa di tingkat SD dan SMP yang sering nongkrong hingga larut malam di sekitar rumahnya.

Rinal mendirikan YKCI pada 2017, dan memiliki empat program. Yakni Rumah Baca, Rumah Belajar, Rumah Pelatihan, dan Rumah Qur’an.

“Rumah Baca merupakan wadah  untuk berlatih  baca, tulis, hitung (calistung),” ungkap Rinal kepada Radar Depok.

Sedangkan Rumah Belajar diperuntukan bagi siswa SD dan  SMP, mata pelajaran Matematika dan IPA, di bawah bimbingan Rinal dan istri.

“Awalnya bimbel tersebut tidak dipungut biaya. Tetapi sejak kami gratiskan justru tidak ada kewajiban untuk datang kembali. Akhirnya kami memutuskan adanya bayaran, agar ada rasa tanggung jawab,” ucap Rinaldi.

Selain Rumah Baca, terdapat juga Rumah Pelatihan. Menyadari minyak jelantah yang sudah dipakai dapat menjadi limbah berbahaya, mendorong Rinaldi menciptakan minyak jelantah tak terpakai menjadi sabun.

“Saya sering mengadakan pelatihan tentang sabun minyak jelantah. Tetapi sabun hanya bisa digunakan mencuci pakaian atau piring, tidak untuk pemakaian badan,” kata Rinal.

Kendala yang dihadapi Rinaldi cukup banyak dalam mendirikan YKCI. Dimulai dari Rumah Baca dan Rumah Belajar yang sepi, hingga Sabun Minyak Jelantah yang gagal jadi. Kerja Keras Rinaldi membuahkan hasil.

Rinal mengaku, mendapat beberapa bantuan, salah satunya Wifi dari Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Depok (Diskominfo). (rd)

 

Jurnalis : Christine

Editor : Pebri Mulya