penanganan banjir sawangan baru
GOTONGROYONG : Ketua RW8, Endang Yahya (kiri) bersama masyarakat membuat dapur umum untuk korban banjir di lingkungan RW8, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Kamis (2/1). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK
penanganan banjir sawangan baru
GOTONGROYONG : Ketua RW8, Endang Yahya (kiri) bersama masyarakat membuat dapur umum untuk korban banjir di lingkungan RW8, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Kamis (2/1). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

Hujan deras yang terjadi saat malam pergantian tahun baru menyebabkan banjir di RW8, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan. Sebagai langkah cepat untuk korban banjir, pengurus RW8 bersama masyarakat membuat dapur umum yang dilakukan secara swadaya masyarakat.

Laporan : Dicky Agung Prihanto

RADARDEPOK.COM – Sejumlah kaum ibu terlihat meracik makanan, di salah satu pelataran rumah masyarakat di RW8, Kelurahan Sawangan Baru, Sawangan. Setelah di telisik, lokasi tersebut dijadikan dapur umum untuk membantu masyarakat korban banjir.

Ketua RW8, Endang Yahya mengatakan, akibat hujan yang mengguyur wilayah Sawangan Baru, membuat Kali Pesanggrahan tidak dapat menampung volume air. Akibatnya air yang tidak dapat terdampung menggenangi lingkungan RW8, salah satunya di RT2/8. Akibatnya, sebanyak 15 Kepala Keluarga (KK) menjadi korban banjir Kali Pesanggrahan.

“Kami telah mengevakuasi 15 KK ke tempat yang aman berikut barang berharga milik masyarakat,” ujar Endang.

Melihat keprihatinan masyarakat terkena banjir, lanjut Endang berinisiasi bersama masyarakat melakukan gotong royong membantu korban banjir, salah satunya membuat dapur umum di RT2/8 khusus korban banjir di lingkungan tersebut. Dapur umum tersebut ditujukan untuk memberikan kebutuhan makanan korban banjir.

Endang menuturkan, pasokan dan kebutuhan makanan dilakukan masyarakat secara swadaya. Endang mengapresiasi masyarakat yang memiliki rasa kepedulian sosial. Tidak sedikit masyarakat memberikan bantuan makanan untuk kebutuhan dan keperluan masyarakat korban banjir.

“Dapur umum hanya dibuat secara darurat untuk membantu masyarakat korban banjir,” tutup Endang. (*)

 

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)