Ilustrasi banjir jakarta karena depok
ILUSTRASI
Ilustrasi banjir jakarta karena depok
ILUSTRASI

 

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB) kembali  merilis data terbaru tentang jumlah korban meninggal akibat banjir dan longsor di Jabodetabek, Banten, dan Jawa Barat. Dimana, kini bertambah lagi, dan totalnya menjadi 60 orang. Dua orang masih hilang hingga Sabtu (4/1).

Jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya 53 korban meninggal dunia dalam bencana banjir dan tanah longsor.

“Jumlah korban per tanggal 4 Januari 2020, pukul 18.00 WIB, sebanyak 60 orang meninggal dan dua orang hilang,” imbuh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo, Minggu (5/1).

Agus menyatakan bertambahnya jumlah korban meninggal tersebut, berasal dari Kabupaten Lebak, Banten.

Sebelumnya, BNPB mencatat Kabupaten Bogor, Jawa Barat, merupakan wilayah terdampak banjir dengan jumlah korban paling banyak, yakni 16 orang. Disusul oleh Kabupaten Lebak (9 orang), Kota Bekasi (9 orang), Jakarta Timur (7 orang), dan Kota Depok (3 orang).

Agus mengatakan data jumlah korban akibat banjir dihimpun dari data BPBD, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Sosial.

Sementara, jumlah warga terdampak banjir dan longsor di Jabodetabek mencapai 409 ribu jiwa hingga Kamis (2/1) pukul 22.00 WIB. Dari jumlah, lebih dari 173 ribu jiwa ada di tempat-tempat pengungsian.

Namun, kata Agus, saat ini jumlah pengungsi mulai menurun. “Pengungsi di beberapa wilayah mengalami penurunan, karena kembali ke rumahnya masing-masing,” ujarnya. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya