Hardiono : Bismillah Jalan Terus 

In Politika
Hardiono maju terus di pilkada
DUKUNG PENUH : Mama Pede bertemu dengan Sekda Kota Depok, Hardiono untuk mengtarakan niatnya mendukung di Pilkada Depok 2020. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Masyarakat Madani Peduli Depok (Mama Pede) beraudiensi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Hardiono, di Balaikota Depok, Senin (13/1). 

Adapun ini sebagai kelanjutan dari langkah Mama Pede yang segara lugas, mendukung pencalonan Hardiono sebagai Walikota Depok, dalam kontestasi Pilklada Depok 2020. Pekan lalu, Mama Pede melakukan deklrasi dukungan. 

Pada kesempatan tersebut, Juru Bicara Mama Pede, Buyung, menyerahkan bukul hasil lembaga survei bertajuk ‘ Jejak Langkah Hardiono’. Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok ini pun memberi apresiasi atas dukungan ini.

“Ini (buku) bukan sekedar omongan. Tapi merupakan hasil riset. Terima kasih,” ungkap Hardiono. 

Lebih lanjut, Hardiono berharap agar Mama Pede bisa terus menancapkan eksistensi di Kota Sejuta Maulid. Salah satunya, dengan memberi ruang lebih banyak akan keterlibatan perempuan. Hal ini guna meluaskan cakupan dukungan yang diperoleh. 

“Tidak mungkin seseorang jadi pemimpin, tanpa dukungan masyarakat. Kalau ada peluang, Bismillah jalan terus,” tegasnya. 

Ketua Mama Pede, Abdul Rohim Marbun mengungkapkan, jelang Pilkada pihaknya meminta bantuan Ubedilah Badrun melalui lembaga Center For Social Political Economic And Law Studies (CESPELS) untuk memetakan berbagai masalah sosial yang berdampak langsung pada masyarakat dan tingkat kepuasan masyarakat pada berbagai parameter aspek kelayakan hidup yang sudah atau belum dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat kota Depok.

“Survei kuantitatif yang dilakukan tanggal 16-19 Desember 2020 kepada masyarakat yang berada di 11 kecamatan dengan jumlah responden sebesar 658 orang, yang dilakukan CESPELS ini berhasil mengumpulkan sejumlah data yang didapat dari spektrum responden yang sangat majemuk,” tuturnya di salah satu kafe Jalan Margonda, Jumat (10/1).

Hasil survei ini juga telah berhasil memetakan 3 permasalahan utama yang paling meresahkan masyarakat kota Depok, yakni  kemacetan, pengangguran dan kemiskinan. Dari sini, sambung Abdul Rohim, menjadi dasar dari pertanyaan-pertanyaan berikutnya mengenai tingkat kepercayaan dan harapan masyarakat kota Depok pada pemerintah daerahnya.

“Hasilnya, muncul sejumlah data yang cukup menarik dan sejalan dengan aspirasi Masyarakat Madani Peduli Depok sebagai bagian dari masyarakat kota Depok,” paparnya.

Hasil survei lainnya menunjukkan bahwa persepsi masyarakat tentang kesesuaian capaian pembangunan kota Depok dengan Program 5 Tahun Kota Depok adalah 68.2 persen masyarakat Depok menilai Belum Tercapai dan 31.8 persen lainnya menilai Sudah Tercapai.

“Inilah yang kemudian mempengaruhi penilaian sebagian besar masyarakat kota Depok sebesar 50.4 persen berharap pembangunan kota Depok harus bisa lebih baik dengan memberi kesempatan kepada Tokoh Baru, sementara 49.6 persen sisanya memberi kesempatan lagi pada pemimpin daerah saat ini,” terangnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

pengusaha depok berikan rapid test

Pengusaha Asal Depok Donasikan 5.000 Alat Rapid Test

PEDULI : Pengusaha asal Depok, Diana Dewi, saat mendonasikan 5000 alat rapid test ke Pemkot

Read More...
ilustrasi virus korona size kecil

Tambah 185 Kasus Positif Virus Korona, DKI Tetap Jadi yang Tertinggi

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Berdasarkan data dari Pemerintah, Senin (20/04) pukul 12.00 WIB, ada penambahan 185

Read More...
PGRI Tapos berbagi APD

PGRI Tapos Berikan 50 APD ke Puskesmas

KESELAMATAN : PGRI Kecamatan Tapos memberikan 50 paket Alat Pelindung Diri (APD) ke Puskesmas Kecamatan

Read More...

Mobile Sliding Menu