harga cabai dan bawang di pasar naik
HARGA NAIK : Pedagang melayani pembeli di Pasar Agung, Jalan Proklamasi Raya, Kecamatan Sukmajaya, Selasa (7/1). Harga cabai beberapa hari terakhir mengalami kenaikan, mulai dari cabai rawit merah dari harga Rp60.000/kg naik Rp90.000/kg sedangkan cabai rawit keriting Rp40.000/kg menjadi Rp70.000/kg. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
harga cabai dan bawang di pasar naik
HARGA NAIK : Pedagang melayani pembeli di Pasar Agung, Jalan Proklamasi Raya, Kecamatan Sukmajaya, Selasa (7/1). Harga cabai beberapa hari terakhir mengalami kenaikan, mulai dari cabai rawit merah dari harga Rp60.000/kg naik Rp90.000/kg sedangkan cabai rawit keriting Rp40.000/kg menjadi Rp70.000/kg. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Hujan deras beberapa waktu lalu dan hingga kini, berdampak pada sayur-mayur, khususnya cabai dan bawang. Kemarin, disejumlah pasar tradisional di Kota Depok harga cabai dan bawang meningkat pesat. Cabai merah misalnya, sebelumnya seharga Rp50 ribu perkilo sekarang Rp70 ribu perkilogramnya. Bawang merah saat ini sudah Rp50 ribu, padahal sebelumnya Rp40 ribu perkilogram.

Pemilik toko di Pasar Tugu, Rita mengungkapkan, cabai merah keriting dan bawang merah mengalami kenaikan yang drastis sejak beberapa hari lalu. Untuk cabai merah keriting dari harga Rp50 ribu perkilo naik menjadi Rp70 ribu. Sedangkan, untuk bawang merah dari Rp40 ribu menjadi Rp 50ribu.

Tak hanya itu, untuk cabai rawit merah pun mengalami peningkatan, dari Rp30 ribu menjadi Rp 50 ribu perkilo. Walaupun harganya terbilang naik, tetapi penjualan masih tetap stabil.

“Kalau untuk pembeli tidak berkurang ya, karena ini memang kebutuhan sehari-hari. Paling mereka hanya mengurangi jumlah belinya aja. Yang biasanya sehari bisa beli hingga 5 Kg sekarang paling hanya 3kg saja,” terangnya kepada Radar Depok, Selasa (7/1).

Ditoko yang berbeda, Suprayogi menjelaskan, memang hampir disetiap toko rata adanya kenaikan untuk cabai dan bawang merah.

“Bawang merah saat ini saya jual dengan harga Rp60 ribu perkilo dari Rp 45ribu, cabai merah keriting dari Rp45 ribu jadi Rp60 ribu serta rawit merah Rp48 ribu menjadi Rp80 ribu,” jelas Suprayogi.

Menurut penuturannya, kenaikan harga tersebut merupakan dampak dari hujan deras yang menguyur dalam beberapa hari. “Yang saya tau, Pasar Induk yang menjadi pemasok terkena dampak banjir, sehingga pemasukan kesetiap toko bekurang. Itulah yang membuat adanya lonjakan harga,” jelasnya.

Terpisah, pedagang sayur di Pasar Kemirimuka Beji, Kemal menjelaskan, semua jenis cabai naik akibat  musim penghujan. Sehingga jumlah cabai yang biasa dijual menurun. Hal ini menciptakan unsur keterpaksaan para pedagang sayur untuk menaikkan harga.

“Memang biasanya karena hujan terus-menerus, dan mengenai kenaikan yang tidak merata di setiap daerah itu tergantung permainan produsen cabai di daerah tersebut,” kata Kemal kepada Radar Depok.

Dari keterangan Kemal terdapat kenaikan sebesar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu per kilogram untuk cabai. Cabai rawit hijau Rp30 ribu menjadi Rp40 ribu, cabai rawit merah Rp60 ribu jadi Rp80 ribu dan cabai merah besar Rp50 ribu naik jadi Rp60 ribu.  “Kenaikan harga cabai dimulai pada Tahun Baru 2020, tepatnya 1 Januari,” tambahnya.

Kemal menambahkan untuk harga bawang justru mengalami penurunan Rp50 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogramnya. Menurutnya, harga-harga tersebut tidak menentu kapan naik-turunnya dan harga yang ditentukan setiap produsen cabai.

Menimpali adanya kenaikan tersebut, Stas Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Depok, Imron mengatakan, dua komoditi seperti cabai dan bawang mengalami kenaikan. Hal ini disebabkan faktor cuaca musim hujan yang mengakibatkan pendistribusian kurang lancar ke pasar. “Cabai dan bawang memang agak naik, terutama di hari Senin kemarin,” kata Imron, Selasa (7/1).

Namun dia menuturkan, saat ini harga cabai dan bawang suah cenderung turun di pasar tradisional di Depok. “ Perhari ini sudah ada penurunan tapi sedikit saja sekitar Rp4.000 untuk cabai dan bawang,” tuturnya.

Dia menambahakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap komoditi di pasar agar bisa menstabilkan kembali harga di Depok.“ Kami terus melakukan pemantauan,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)