Hari pertama sekolah di SDN Pangkalanjati 2
HARI PERTAMA : Siswa-siswa SDN Pangkalanjati 2 saat melaksanakan kerjabakti membersihkan sekolahnya dari sisa-sisa banjir yang berupa sampah dan lumpur, Senin (6/1). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOKĀ 
Hari pertama sekolah di SDN Pangkalanjati 2
HARI PERTAMA : Siswa-siswa SDN Pangkalanjati 2 saat melaksanakan kerjabakti membersihkan sekolahnya dari sisa-sisa banjir yang berupa sampah dan lumpur, Senin (6/1). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CINERE – Hari pertama dimulainya semester kedua di tahun ajaran 2019/2020, suasana di SDN Pangkalanjati 2 berbeda dari sekolah-sekolah lainnya. Di SDN yang berlokasi di Jalan Al Barkah, No.33, Kelurahan Pangkalanjati Baru, Kecamatan Cinere tersebut, siswa-siswanya masuk ke dalam kelas tidak untuk melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar (KBM), tetapi mereka melakukan kerjabakti membersihkan lumpur dan sampah sisa-sisa banjir yang melanda sekolahnya.

Kepala SDN Pangkalanjati 2, Elly Yulianti mengatakan, lantaran masih banyaknya sisa-sisa sampah dan beberapa barang sekolah yang terkena banjir, jadi hari pertama tidak bisa melakukan proses KBM, tetapi siswa kelas V dan VI dilibatkan untuk membersihkan sisa-sisa banjir.

“Hari pertama sekolah di semester kedua, kami mengadakan kerjabakti membersihkan sisa-sisa banjir, dan semoga saja besok sudah bisa belajar seperti biasa,” katanya.

Dalam kegiatan bebersih sekolah tersebut, Elly menjelaskan, tidak hanya siswa saja, tetapi ada juga orang tua yang terlibat. Karena, banjir yang dialami SDN Pangkalanjati 2, adalah yang terparah selama sekolah tersebut berdiri. Dimana, ketinggian airnya mencapai satu setengah mester.

Oleh karena itu, banyak aset-aset sekolah yang terendam, bahkan sampai berkas-berkas administrasi pun turut terendam. Sehingga, ada beberapa yang rusak dan sudah tidak bisa dipakai lagi.

“Sekolah kami memang kerap banjir, tetapi tidak pernah sampai setinggi satu meter. Apalagi tembok rumah yang didepan sekolah turut rubuh, sehingga aliran air makin deras yang masuk ke dalam sekolah,” jelasnya.

 

SDN Pangkalanjati 2 bebershi sampah banjir
SOSIAL : Ibu-ibu Nurul Fikri berfoto bersama dengan guru dan siswa SDN Pangkalanjati 2, usai memberikan bantuan, Senin (6/2). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

 

Keadaan tersebut, membuat Ibu-ibu Nurul Fikri pun tergerak untuk memberikan bantuan. Ibu-ibu tersebut memberikan beberapa bantuan untuk pihak sekolah. Mulai dari perlengkapan sekolah, pakaian, dan juga beberapa perlengkapan alat-alat kebersihan.

Ketua Ibu-ibu Nurul Fikri, Virna Anastasia Nuzma menuturkan, kegiatan peduli korban bencana banjir dan longsor tersebut, sudah dilakukan pihaknya sedari Minggu (5/1), dan di hari kedua kegiatannya yakni menyambangi kawasan Lereng, Kecamatan Cinere dan SDN Pangkalanjati 2.

“Kami memberikan beberapa perlengkapan sehari-hari, seperti pakaian, makanan, minuman, kebutuhan pribadi, alat-alat kebersihan, dan lain-lain. Ini adalah sebagai bentuk kepedulian kami, terutama untuk mereka yang membutuhkan bantuan,” katanya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)