heru budianti jualan sambal
SUKSES : Owner Sambal Nusantara, Heru Budiati saat mengikuti bazar UMKM di JCC. FOTO : LULU/RADAR DEPOK
heru budianti jualan sambal
SUKSES : Owner Sambal Nusantara, Heru Budiati saat mengikuti bazar UMKM di JCC. FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

Heru Budiati (49). Dia pengusaha sambal nusantara dan menjadi tulang punggung keluarga. Sang suami tak bisa bekerja, akibat sakit yang dideritanya. Bermodalkan Rp500 ribu, ia nekat membuat usaha untuk membiayai keluarga. Lewat kerja keras, saat ini ia dapat mengantongi omset hingga jutaan rupiah per bulan.

Laporan : Lutviatul Fauziah

RADARDEPOK.COM – Ketika sang suami sudah tidak bisa lagi bekerja karena sakit, membuat Heru Budiati harus memutar otak untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk guna membesarkan kedua anaknya.

Lewat resep yang diturunkan dari sang ibunda, ia berani mencoba peruntungan di dunia bisnis dengan resep sambal nusantara yang memiliki cita rasa yang khas. Beda dari yang lainnya.

Memiliki semangat yang kuat untuk menafkahi keluarganya, menjadi motivasi terbesar bagi dirinya untuk membuka sebuah usaha. Bermodal seadanya, ia sangat yakin mampu membuat usahanya dikenal masyarakat.

“Awal buka usaha, saya cuma punya uang Rp500 ribu. Itu pun tabungan untuk berobat suami saya. Tetapi karena saya begitu yakin, uang tersebut saya gunakan dulu untuk modal usaha,” ucapnya dengan suara lirih.

Pada 2015, akhirnya dia mulai membuka usaha sambal khas nusantara. Awalnya ia hanya memasarkan kepada tetangga dan kerabat dekatnya saja, dan dengan kemasan plastik seadanya.

Setelah berjalan beberapa bulan, dirnya mulai mengikuti grup Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tingkat Kelurahan agar usahanya lebih terarah.

“Setelah saya ikut UMKM, akhirnya saya tau bagaimana cara membuat kemasan yang baik, cara pemasaran dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Pada 2016, ia mulai mengembangkan usahanya dengan memnganti kemasan menjadi botol kaca untuk menjaga kualitas dan minat pembeli. Ia juga mengurus legalitasnya agar produk yang dihasilkan selain lezat juga aman untuk dikonsumsi.

Produknya pun mulai banyak dikenal orang. Bukan hanya tetangga dan kerabat dekat saja, penjualan sudah menyebar ke beberapa kota besar di Pulau Jawa.

Untuk saat ini, omset yang dihasilkan dalam setiap bulannya pun tak main-main, ia dapat mengantongi jutaan rupiah dari hasil penjualan sambal

Dengan uang yang didapat, ia kumpulkan untuk terapi penyembuhan suaminya serta pendidikan anak-anaknya. Ia peraya, jika mau berusaha dengan sungguh-sungguh maka rezeki akan diberikan. Dirinya juga memiliki harapan yang cukup tinggi, untuk bisa menyekolahkan anak-anaknya hingga perguruan tinggi. (*)

 

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)