lurah tugu pantau lokasi pembakaran
PANTAU : Lurah Tugu, Tono Hendratno Hasan turun langsung ke lokasi pembakaran yang berlokasi di lapangan Dongkrak RT 04/03. FOTO : LULU/RADAR DEPOK
lurah tugu pantau lokasi pembakaran
PANTAU : Lurah Tugu, Tono Hendratno Hasan turun langsung ke lokasi pembakaran yang berlokasi di lapangan Dongkrak RT 04/03. FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

Begitu mendapat amanah dari Walikota Depok untuk menjabat sebagai Lurah Tugu, Tono Hendratno Hasan langsung bergerak cepat, tidak hanya dilakukan di lingkup kantor kelurahan tetapi juga silaturahmi dengan masyarakat.

Laporan : Lutviatul Fauziah

RADARDEPOK.COM – Tak kenal maka tak sayang. Rangkaian kata-kata tersebut tidak hanya ada di pelajaran Bahasa Indonesia, tetapi memang benar dan perlu diterapkan seseorang di lingkungan, sekolah hingga dunia kerja.

Hal tersebut pun dilakukan Tono Hendratno Hasan yang diberikan amanah menjabat sebagai lurah di wilayah dengan jumlah penduduk terpadat di Kota Depok, atau mungkin di Indonesia.

“Saya silaturahmi dulu dengan tokoh dan masyarakat di Kelurahan Tugu, intinya menjalin komunikasi dan sinergitas, serta meminta dukungan selama saya menjabat sebagai lurah di sini,” tutur Tono.

Tidak hanya silaturahmim ,mendengar adanya penertiban terkait pembakaran limbah plastik di lapangan Dongkrak RT04/03 ia pun langsung meninjau lokasi untuk menggali informasi lebih dalam dan menindaklanjutinya.

Menurut Tono, sampai dengan saat ini dirinya sama sekali belum menerima informasi, baik dari RT dan RW sekitar maupun dari masyarakat.

“Tidak ada laporan sama sekali, saya pun baru tahu dari grup Whatsapp Kecamatan setelah adanya penertiban oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),” ucapnya.

Untuk itu, dirinya pun memantau langsung lokasi pembakaran yang telah ditertibkan tersebut pada beberapa hari lalu, dan berusaha mencari keterangan dari RT dan RW setempat.

“Kalau ini memang sudah dikeluhkan warga sejak lama, dan akhirnyadi tutup berarti bagus masyarakat tidak ada keluhan lagi. Tapi kan saya juga tidak tahu kondisinya seperti apa waktu sebelum ditertibkan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, agar setelah ditertibkan, tidak ada lagi permasalahan yang timbul atas kejadian ini dan lingkungan kembali kondusif seperti biasanya. Karenanya, Tono berharap, agar setiap kejadian yang ada di lingkungan dapat dilaporkan ke pihak kelurahan untuk dilakukan tindak lanjut serta penanganan.

“Dimohon untuk ketua RT dan RW setempat dapat berkoordinasi dengan pihak Klurahan jika ada keluhan ataupun peristiwa yang terjadi, ataupun bisa lapor melalui grup whatsapp yang sudah ada,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)