Komisi IV Petakan Penanganan Banjir

In Politika
Komisi IV petakan penanganan banjir
DISKUSI : Komisi IV DPRD Jabar saat menyambangi Pemkot Bekasi membahas penanganan Banjir di kota tersebut, Selasa (14/1). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, BEKASI – Banjir awal Januari di Kota Bekasi menjadi yang terparah dalam beberapa tahun ke belakang. Karenannya, Anggota Komisi 4 DPRD Jawa Barat menyambangi dan melakukan diskusi dengan Pemkot Bekasi untuk memetakan penangannya, Selasa (14/1).

“Hari ini kami Komisi 4 DPRD Jabar baru selesai melakukan diskusi penangan banjir kedepan bersama Pemkot Bekasi,” tutur Anggota Komisi 4 DPRD Jabar, M. Faizin saat dijumpai Radar Depok di kantornya yang terdapat di bilangan Buncit, Jakarta Selatan.

Ia menjelaskan, beberapa wilayah di Kota Bekasi menjadi sasaran banjir. Bahkan, salah satu yang terparah di Perum Pondok Gede Permai, di mana sebelumnya banjir tidak begitu membahayakan. Namun, pada awal tahun kemarin mencapai enam meter lebih.

“Kita harus belajar dan memetakan solusi serta penangannnya dari kejadian beberapa waktu lalu, di mana beberapa wilayah banjirnya sangat mengkhawatirkan,” tegas politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Wakil rakyat Dapil Jabar 8 (Kota Bekasi-Kota Depok) ini mengungkapkan, peristiwa banjir di Bekasi kemarin, penyumbang terbesarnya adalah limpahan sungan Cileungsi dan Cikeas yang bertemu dengan Kali Bekasi.

“Meski tanggulnya sudah setinggi enam meter lebih, tapi tetap saja air meluap. Di sisi lain, irigasi dan drinase hampir sebagian besar terjadi pedangkalan bahkan  mampet,” ungkap Faizin.

Karenannya, Faizin meminta Pemprov Jabar segera mengambil inisiasi guna mendorong pemerintah pusat, dalam hal ini Dirjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan tindakan cepat jangka pendek dan panjang.

“Meskipun sungai ini kewenangannya di pusat. Namun, ini berada di wilayah jabar dan masyarakat yang terdampak adalah warga Jabar, maka Pemprov harus hadir untuk memimpin kordinasi ini,” tegasnya.

Sehingga, politikus yang dikenal dengan sebutan santri milenial ini menambahkan, dengan kordinasi yang baik dan penanganan yang efisien dan efektif dapat membantu warga Jabar terbebas dari masalah banjir.

“Tentu dengan koordinasi juga akan ditemukan solusi langkah nyata pembagian tugas  masing-masing stakeholder, dari kota, provinsi dan pusat,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

aktivitas di mal depok

Tak Ada Sanksi Jika Melanggar Jam Malam di Depok

PROTOKOL KESEHATAN : Aktivitas warga di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Depok. FOTO :

Read More...
razia pelanggar PSBB di margonda

Hasil Razia Rp12.600.000 Masuk PAD

DIBERI SANKSI : Petugas gabungan memberikan sanksi kepada warga yang melintas di kawasan Jalan Margonda

Read More...
XL axiatan paket gratis

XL Axiata Meluncurkan Paket Kuota Data Gratis

KESEPAKATAN : Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Ir. Nizam,

Read More...

Mobile Sliding Menu