Lima Hari Kedepan Cuaca Ekstrem

In Metropolis
cuaca mendung di kota depok
WASPADA CUACA EKSTREM : Tampak terlihat sebagian awan mendung di kawasan Situ Cilodong, Kecamatan Cilodong. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi 11 hingga 15 Januari 2020.

“Berdasarkan prediksi BMKG cuaca ekstrem bakal terjadi pada 11 hingga 15 Januari, akhir Januari, dan pertengahan Februari,” kata Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan dalam siaran pers BNPB yang diterima di Jakarta, Kamis (9/1).

BNPB meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) siaga mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana akibat curah hujan tinggi pada masa cuaca ekstrem.

BPBD provinsi juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan dan menyiapkan peringatan dini bencana banjir dan tanah longsor serta mengecek kondisi sarana-prasarana terkait pencegahan banjir seperti saluran air, tanggul, pompa air, dan pintu air.

“BPBD juga harus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat,” kata Lilik.

BPBD juga diminta berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial (BIG), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Dinas Pekerjaan Umum, serta tokoh masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai potensi bencana serta menyebarluaskannya kepada warga.

“Informasi terutama kepada masyarakat yang bermukim di wilayah berisiko tinggi,” kata Lilik.

BNPB juga meminta BPBD meningkatkan kesiagaan pemerintah daerah dan warga dalam menghadapi ancaman bahaya banjir, banjir bandang dan tanah longsor serta menyiapkan sumber daya dan sistem penyebaran informasi di tempat warga berkumpul seperti tempat wisata dan fasilitas umum.

Terpisah, menanggapi imbauan ini. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok sudah meningkatkan kesiagaanya untuk menghadapi kemungkinan datangnya banjir.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Disdamkar dan Penyelamatan Kota Depok, Deni Romulo mengatakan, pihaknya saat ini sudah meningkatkan kesiagaan sesuai dengan imbauan dari BNPB.

“Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan Polrestro Depok dan Kodim Depok untuk  kesiagaan mengantisipasi banjir di Depok,” kata Deni, kepada Radar Depok.

Pihaknya juga sudah menyiapkan personil internalnya untuk mengantisipasi kalau –kalau terjadi banjir lagi di kemudian hari. “Kami sudah siapkan tim rescue dan tim reaksi cepat penyelamatan dan penanggulangan bencana,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan beberapa alat untuk menghadapi bencana banjir seperti perahu karet, mesin pompa air portable dan apung, alat scuba untuk evakuasi bawah air, serta life jacket dan water rescue equipment.

“Peralatan kami sudah standby kalau – kalau nanti terjadi banjir lagi,” bebernya.

Dirinya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi yang diberikan petugas. Masyarakat juga diminta  waspada dan selalu mengecek perkembangan tinggi muka air melalui media masa.

“Masyarakat juga diminta agar berhati–hati dengan adanya berita hoaks yang bisa muncul kapan saja. Jika terjadi bencana langsung laporkan ke posko siaga darurat banjir dan longsor,” pungkasnya.

Terpisah, Koordinator Tagana Kota Depok, Romdhoni mengatakan, seluruh pasukan Tagana Kota Depok memang sudah disiagakan untuk memonitor wilayah rawan bencana.

“Bahkan ada yang disiagakan 24 jam di Mako Tagana Kota Depok, di Jalan Raya Bogor. Saya sendiri ditugaskan untuk tiap hari ditambah dua orang piket di Posko Kantor Walikota Depok,” katanya.

Sejumlah perlengkapan penyelamatan telah disiapkan. Antara lain, peralatan pelampung, helm, peralatan tali temali, sampai dapur umum. “Tenda dan velbed, jika ada pengungsi juga disiapkan,” beber Dhoni, sapaannya.

Dhoni menuturkan, ihwal ketersediaan perahu karet, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Tagana Kota Bogor, Tim Kancil, dan Mapala UI.

“Dari September sampai Desember, kami ikut melakukan sosialisasi mitigasi penanggulangan bencana di beberapa kecamatan, untuk siap kala memasuki musim hujan,” tandasnya. (dra/jpnn)

 

Peringatan Cuaca Ekstrem dari BNPB 

– Potensi cuaca ekstrem terjadi 11 hingga 15 Januari 2020

– Imbauan Buat BPBD :

  1. Peringatan dini bencana banjir dan tanah longsor
    2. Mengecek kondisi sarpras pencegahan banjir seperti saluran air, tanggul, pompa air, dan pintu air
  2. Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat
  3. Berkoordinasi dengan BMKG, BIG, PVMBG, Dinas Pekerjaan Umum, serta tokoh masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai potensi bencana
  4. Meningkatkan kesiagaan pemerintah daerah dan warga dalam menghadapi bencana

Langkah Pemkot Depok

– Meningkatkan kesiagaan sesuai dengan imbauan dari BNPB

– Melakukan rapat koordinasi dengan Polrestro Depok dan Kodim Depok

– Menyiapkan personel internal

– Alat-alat yang disiapkan :

  1. Perahu karet
  2. Mesin pompa air portable dan apung
  3. Alat scuba untuk evakuasi bawah air
  4. Life jacket dan water rescue equipment.

– Masyarakat juga diminta agar berhati–hati dengan adanya berita hoaks

Kesiapan Tagana Kota Depok

– Siagakan personel di daerah rawan

– Siagakan anggota piket 24 jam di Posko Kantor Walikota Depok

– Perlengkapan penyelamatan yang disiapkan :

  1. Peralatan pelampung
  2. Helm
  3. Tali temali
  4. Dapur umum
  5. Tenda
  6. velbed

– Berkoordinasi dengan Tagana Kota Bogor, Tim Kancil, dan Mapala UI.

– Dari September sampai Desember, kami ikut melakukan sosialisasi mitigasi penanggulangan bencana

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

PN pedagang pasar kemirimuka

Banyak Bansos, Bikin Harga Sembako di Pasar Turun di Depok

MELAYANI PEMBELI : Pedagang ikan melayani pembeli saat berada di Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji. FOTO

Read More...
XL untuk pembelajaran

Belajar Online Tambah Seru? #KenapaNggak

  RADARDEPOK.COM - Masa pandemi membuat kita beradaptasi dengan banyak hal baru. Selain kita harus selalu menggunakan masker, mencuci tangan

Read More...

Cinta Tanah Air Sebagian dari Iman

  Oleh: K.H. A. Mahfudz Anwar Ketua MUI Kota Depok   KETIKA anda bilang cinta, maka pasti ada konsekwensinya. Karena setiap ucapan yang

Read More...

Mobile Sliding Menu