Rapat Kerja Guru SIT Rahmaniyah dan Mahad Rahmaniyah Al Islamiy
KUALITAS : Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin sedang memberikan sambutan dalam kegiatan Rapat Kerja Guru SIT Rahmaniyah dan Mahad Rahmaniyah Al Islamiy, Kamis (2/1). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK
Rapat Kerja Guru SIT Rahmaniyah dan Mahad Rahmaniyah Al Islamiy
KUALITAS : Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin sedang memberikan sambutan dalam kegiatan Rapat Kerja Guru SIT Rahmaniyah dan Mahad Rahmaniyah Al Islamiy, Kamis (2/1). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Literasi menjadi fokus proyeksi Sekolah Islam Terpadu (SIT) Rahmaniyah dan Mahad Rahmaniyah Al Islamiy. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Yayasan Pendidikan Rahmany, Misbah Rosyadi dalam kegiatan Rapat Kerja Guru yang berlasngsung di Hall Gema Pesona, Kecamatan Sukmajaya.

Misbah menuturkan, literasi tersebut berkaitan dengan penguasaan dalam bahasa. Dimana, bahasa asing seperti Inggris, arab dan lainnya harus bisa dikuasai oleh guru-guru di era sekarang ini. Dengan penguasaan berbahasa, tentunya itu bagian dari proses berwawasan internasional, jadi memahami berbagai bahasa.

“Sebenarnya sudah sedari dahulu dimulai penguasaan bahasa asing, tetapi di tahun ini tidak boleh ditunda-tunda lagi, semua harus bisa menguasainya sesuai dengan perkembangan zaman yang sangat cepat,” ucapnya kepada Radar Depok, Kamis (2/1).

Misbah menjelaskan, tidak hanya tentang literasi saja, ada beberapa hal juga yang menjadi perhatiannya dalam pengembangan kualitas SIT Rahmaniyah dan Mahad Rahmaniyah Al Islamiy. Semuanya tertuang dalam visi yang disempurnakan lagi di tahun ini, yakni menjadi lembaga pendidijan Islam unggul yang melahirkan generasi pemimpin, berwawasan interbasional, berbasis Alquran, literasi dan akhlak mulia.

“Menunjang visi tersebut, ada 6 pilar rahmaniyah, yakni pilar pimpinan bernas, guru berkualitas, siswa cerdas, ibadah selaras, belajar tuntas, dan layanan puas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin menuturkan, kualitas memang menjadi fokus dalam memberikan pelayanan kepada orang tua siswa. Karena, orang tua sekarang ini sangat paham dengan dunia pendidikan yang berkualitas. Jadi, sekolah akan bertahan dalam perkembangan dunia pendidikan dan kepercayaan orang tua, dengan memberikan pendidikan yang berkualitas.

“Tentu untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas, harus ditopang juga dengan sumber daya manusia yang berkualitas, mulai dari guru, karyawan, dan lainnya di sekolah. Sehingga, bisa menghasilkan siswa yang berkualitas juga,” terangnya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)