Makan Sehat, Gigi Sehat  

In Ruang Publik

 

Oleh: Galih Tri PujiLaksono

Mahasiswa STIKIM JAKARTA

02180200071

 

KONSEP “sehat”, menurut World Health Organization (WHO) merumuskan dalam cakupan yang sangat luas, yaitu “keadaan yang sempurna baik fisik, mental maupun sosial, tidak hanya terbebas dari penyakit atau kelemahan/cacat”. Dalam definisi ini, sehat bukan sekedar terbebas dari penyakit atau cacat. Orang yang tidak berpenyakit pun tentunya belum tentu dikatakan sehat. Dia semestinya dalam keadaan yang sempurna, baik fisik, mental, maupun sosial.

Sehat itu sendiri menurut Ahli WHO adalah kondisi normal seseorang yang merupakan hak hidupnya. Sehat berhubungan dengan hukum alam yang mengatur tubuh, jiwa, dan lingkungan berupa udara segar, sinar matahari, diet seimbang, bekerja, istirahat, tidur, santai, kebersihan serta pikiran, kebiasaan dan gaya hidup yang baik.

Kasus kesehatan gigi dan mulut masih  dianggap sepele bagi masyarakat di Indonesia.Penyakit gigi dan mulut menjadi penyakit tertinggi ke-6 yang dikeluhkan masyarakat Indonesia dan penyakit dengan peringkat ke-4 penyakit termahal dalam perawatannya.

Penyakit gigi & mulut yang banyak diderita  salah satunya adalah  lubang gigi ( karies) yaitu penyakit jaringan yang ditandai dengan kerusakan jaringan, dimulai dari permukaan gigi (ceruk, fisura, dan daerah interproximal) meluas ke arah pulpa. Menurut Kidd dan Bechal (1992), karies gigi merupakan suatu penyakit jaringan keras gigi yaitu email, dentin, dan cementum yang disebabkan oleh aktifitas jasad renik dalam suatu karbohidrat yang dapat diragikan. Tandanya adalah adanya demineralisasi jaringan keras gigi yang kemudian diikuti oleh kerusakan bahan organik

Menurut data dari Direktorat Bina Upaya Kesehatan Dasar, Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI 2013 prevalensi nasional masalah gigi – mulut adalah 25,9%, prevalensi pengalaman karies adalah 72,3%, prevalensi nasional karies aktif adalah 53,2%. Dengan demikian masih diperlukan berbagai upaya untuk memperbaiki tingkat kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia.

Selain itu untuk menjaga kesehatan  gigi agar gigi kita tidak berlubang kita perlu mengkonsumsi makanan yang berserat dan berair karena dengan mengkonsumsi makanan yang berserat dan berair mempunyai kemempuan self cleansing alami pada plak gigi.

Self cleansing terjadi saat makanan berserat dikunyah dalam rongga mulut. Ketika dikunyah, makanan berserat menggosok permukaan gigi yang dipenuhi plak.  Hilangnya plak menjaga gigi tetap bersih dan sehat.  Makanan berserat tinggi juga dapat menstimulasi aliran air ludah (saliva), yang berperan menjaga kebersihan dan kesehatan rongga mulut. Sebagai alat pertahanan, saliva dapat menetralisir asam penyebab kerusakan gigi. Saliva juga mengandung kalsium dan fosfat, yang dibutuhkan sebagai nutrisi untuk memperbaiki kerusakan awal dari jaringan gigi.

Ada beberapa buah dan sayur yang bisa membantu untuk  menjaga kesehatan gigi dan mencegah gigi berlubang contohnya apel dan jeruk. Karena didalam  kandungan buah tersebut kaya dengan serat, vitamin, dan antioksidan yang tinggi dan bisa menjaga kesehatan tubuh kita secara menyeluruh. Selain itu, apel dan jeruk juga mempunyai kandungan vitamin C yang dapat menjaga mulut dan gigi selalu sehat. Makan satu buah apel setiap hari juga bisa membantu membersihkan sisa plak gigi Makan buah apel juga membantu memperbanyak air liur yang berguna untuk menetralkan asam sisa makanan yang bisa menyebabkan gigi berlubang dan Jeruk sangat berguna untuk membantu mencegah sariawan dan gusi berdarah.

Selain itu ,sayuran hijau seperti bayam dan brokoli mempunyai kalsium yang tinggi dan berguna untuk pembentukan enamel gigi.Enamel gigi adalah lapisan terluar gigi, sehingga enamel gigi yang kuat bisa membantu memelihara kesehatan gigi lebih baik.Selain itu, ada juga kandungan asam folat dan vitamin B yang membantu mengurangi peradangan dan mengobati penyakit gusi

Selain makan makanan yang berserat dan berair untuk menjaga kesehatan gigi dan mencegah gigi berlubang kita perlu juga untuk melakukan perawatan setiap hari,ada beberapa tips untuk melakukan perawatan agar gigi kita sehat dan terhindar dari gigi berlubang.

Contohnya rajin sikat gigi dua kali sehari yaitu pagi setelah sarapan pagi dan malam sebelum tidur, bersihkan gigi dengan berkumur menggunakan cairan pembersih mulut, gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride karena dapat melindungi gigi dari senyawa asam yang dapat memnyebabkan kerusakan gigi dengan mencegah bakteri pada plak memproduksi zat asam dan dapat membantu memperbaiki lapisan enamel yang rusak.

Hindari makanan yang manis dan lengket karena dapat menempel di celah gigi dan akan memproduksi asam yang dapat merusak lapisan enamel, serta periksakan kesehatan gigi dam mulut ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali karena dengan pemeriksaan secara rutin gangguan terhadap gigi dapat terditeksi lebih awal sehinghga lebih mudah ditangani jika pada pemeriksaan didapati bahwa gigi rentan berlubang. (*)

You may also read!

anak seperti di sunat

Aneh, Bangun Tidur Anak di Cimpaeun ‘Anunya’ Seperti Disunat

KEJADIAN ANEH : Anak berusia empat tahun di RW 3 Kelurahan Cimapeun, Kecamatan Tapos saat

Read More...
ulama ke idris imam

Persatuan Ulama-Habaib Depok Beri Restu Idris-Imam

DEKLARASI : Dihadiri Paslon Nomor Urut 2 dan elit partai Koalisi TAS, Persatuan Ulama dan

Read More...
penghargaan naik tingkat

Sanggar Ayodya Pala : Siswa Ujian Kenaikan Tingkat Raih Penghargaan

RAIH PENGHARGAAN : Sejumlah siswa Sanggar Ayodya Pala yang telah mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat mendapatkan

Read More...

Mobile Sliding Menu