KBM hari pertama di SDN Beji 4
FOKUS : Sejumlah siswa SDN Beji 4 Depok sedang mengikuti KBM. FOTO : FOTO : ANYA/RADAR DEPOK
KBM hari pertama di SDN Beji 4
FOKUS : Sejumlah siswa SDN Beji 4 Depok sedang mengikuti KBM. FOTO : ANYA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Semangat siswa SDN Beji 4 dalam menuntut ilmu tak surut, kendati perpustakaannya ambruk. Kemarin (6/1), di hari pertama masuk sekolah pasca libur seluruh siswa tetap mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Kepala SDN 4 Beji, Ika Mulyati menyebutkan, sebelum libur, memang sudah terlihat ada keretakan. Dan diputuskan untuk mengevakuasi barang-barang yang ada di ruang perpustakaan ke ruang kelas yang kosong. “Kami pindahkan buku dan barang-barang yang ada di perpustakaan,” ujarnya kepada Radar Depok, Senin (6/1).

Sementara, Bagian Tata Usaha SDN Beji 4, Firdaus Nurdy mengatakan, diharapkan dapat secepatnya dilakukan pembangunan. Dari dinas hanya memberikan instruksi untuk meratakan semua material yang tersisa, agar tidak memakan korban.

“Regulasinya dari Dinas Pendidikan apakah memang harus diusulkan dulu, atau memang dirapatkan dulu disana atau kita buat proposal dulu. Kita sekarang lagi menunggu,” terangnya.

Pantauan Radar Depok, seluruh material dari bangunan tersebut sempat menutupi saluran air yang berada dibawahnya. Namun saat ini sudah dirapihkan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR), dengan diberi pagar bambu. Ini agar anak-anak tidak melewati tempat tersebut. Sekitar delapan satgas SDA DPUPR turun langsung membereskan material.

Sebelumnya, Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin mengungkapkan, akan mengajukan pembangunan lagi, yakni dengan Dana Tanggap Darurat Bencana (DTDB) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Dalam pengajuan DTDB diharapkan tidak akan memakan waktu lama keputusannya, yakni tiga bulan. Sehingga, ada penanganan cepat untuk menjaga kelengkapan fasilitas pendidikan Kota Depok, terutama di SDN Beji 4.

“Ini adalah sebuah kejadian atau peristiwa yang termasuk bencana, jadi nantinya kami akan mengjukan di DTDB agar bisa ada solusi untuk bangunan perpustakaan SDN Beji 4,” ucapnya kepada Radar Depok, Kamis (2/1).

Thamrin menjelaskan, tidak hanya di SDN Beji 4 saja yang mengalami bencana pada saat hujan deras datang pada Rabu (1/1). Di SDN Pangkalanjati 2, sekolahnya banjir sampai sepinggang orang dewasa. Tetapi, beberapa sekolah yang mengalami kebanjiran, tidak butuh waktu berselang akan surut. “Banjir di sekolah, tidak lama. Beberapa saat setelah hujan selesai, maka banjir pun akan surut,” terangnya.(rd)

 

Jurnalis : Anya

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)