Klub taekwondo bina atlet muda
LATIHAN : Pelatih dari Club Taekwondo O2TC Team berfoto bersama dengan anak-anak dari kelas reguler. Latihan digelar pada pukul 15:30 WIB di GOR Kesang, KecamatanBeji, Kota Depok. FOTO : HARUM WIGARINGTYAS / RADAR DEPOK
Klub taekwondo bina atlet muda
LATIHAN : Pelatih dari Club Taekwondo O2TC Team berfoto bersama dengan anak-anak dari kelas reguler. Latihan digelar pada pukul 15:30 WIB di GOR Kesang, KecamatanBeji, Kota Depok. FOTO : HARUM WIGARINGTYAS / RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Klub Taekwondo O2TC Team menampung calon atlet-atlet muda taekwondo, mulai dari usia 4 tahun. Tapi melihat antusiasme orang tua yang tinggi, saat ada orang tua yang mendaftarkan anaknya di usia 3,5 tahun, tetap diterima oleh klub taekwondo.

Klub ini dilatih oleh dua orang yang berasal dari pengurus cabang taekwondo, yakni Rosid Alim Akbar dan Odi Agung.

Rosid mengatakan ada dua kelas yang disediakan oleh klub ini yaitu kelas reguler dan kelas prestasi.

“Kelas reguler latihannya setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 15:30 WIB. Sedangkan, kelas prestasi, latihannya dari Senin-Minggu. Untuk Senin-Sabtu latihan dari pukul 19:00, sedangkan hari Minggu latihan dimulai dari pukul 07:00 dengan beberapa kegiatan tambahan berupa latihan fisik,” tutur Rosid pada Radar Depok.

Rosid menambahkan jika dari kelas regular sudah ada atlet-atlet yang bagus, baik dari kesiapan mental, dan sudah menguasai teknik dengan baik maka akan dipindahkan ke kelas prestasi. Karena intensitas latihannya lebih rutin, yakni sebanyak seminggu tujuh kali pertemuan. Untuk saat ini jumlah atlet binaan O2TC ada 60 orang.

Manager dari Klub O2TC, Iin mengaku takjub dengan antusiasme anak dan orang tua yang mengikuti program latihan di klub ini.

“Saya merasa takjub dengan antusiasme anak dengan olahraga taekwondo ini, karena banyak hal-hal diluar dugaan yang terjadi dalam diri anak setelah mengikuti kegiatan latihan. Contohnya ada beberapa anak yang tadinya super aktif, susah diatur, tapi begitu sudah bergabung dan menyukai taekwondo, anak tersebut mulai bias diatur, nurut sama orang tua, dan lebih fokus,” tutur Iin pada Radar Depok. (rd)

 

Jurnalis : Harum Wigaringtyas

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)