Paripurna DPRD Kota Depok
PARIPURNA : Suasana rapat paripurna pembukaan masa Sidang II Tahun Sidang 2019-2020 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Grand Depok City, Senin (6/1). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

Paripurna DPRD Kota Depok
PARIPURNA : Suasana rapat paripurna pembukaan masa Sidang II Tahun Sidang 2019-2020 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Grand Depok City, Senin (6/1). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemkot Depok mengapresiasi Anggota DPRD Kota Depok yang telah tanggap dan membantu dalam menanggulangi bencana longsor dan banjir yang mendera Kota Sejuta Maulid di awal Januari kemarin.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna saat Sidang Paripurna Pembukaan Masa Sidang II Tahun Sidang 2019-2020 di Ruang Sidang DPRD Kota Depok, Jalan Boulevard GDC, Kecamatan Cilodong, Senin (1/6).

“Kami mengapresiasi teman-teman anggota dewan yang telah turun aktif membantu korban terdampak bencana. Pak Walikota Depok sudah mengeluarkan SK Darurat Bencana selama 14 hari, kami juga bisa menggunakan pemerintah daerah dapat menggunakan anggaran belanja tak terduga (BTT) untuk intervensi pemulihan tragedi longsor dan banjir kemarin sebesar Rp20 miliar,”  kata Pradi.

Selain itu, juga ada bantuan dari Pemerintah Provinsi sebesar Rp1 miliar yang dapat digunakan langsung. Kata Pradi, pihaknya melakukan rapat terbatas, koordinasi dan evaluasi, wilayah terdampak bencana mana saja yang bisa diintervensi langsung.

“Ada beberapa daerah yang nantinya akan dilaksanakan kegiatan pembangunan,” paparnya.

Ia melanjutkan, musim hujan baru berakhir awal Maret. Sehingga, pihaknya membuka ruang bagi siapapun  untuk menyampaikan informasi melalui 113 atau 112, serta kecamatan dan kelurahan.

Pada kesempatan tersebut, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Keuangan Desa diganti dengan Permendagri Nomor 20 Tahun 2018.

”Permendagri tersebut disebutkan, dana desa, selain digunakan untuk kegiatan pembangunan, pemberdayaan, kelembagaan, dan penyelenggaraan pemerintahan, pemerintah desa (pemdes), anggaran bisa memasukan tambahan pos dana tak terduga. Pemdes bisa memasukan anggaran biaya tidak terduga yang bisa digunakan apabila terjadi hal yang darurat seperti bencana” katanya.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh dinas yang tidak menikmati hari tahun baru, untuk mengawal pergantian tahun dan membantu korban terdampak bencana, seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perhubungan dan lainnya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah memberikan effort lebih untuk Kota Depok,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)